RBN||Bandung
Suasana penuh semangat dan khidmat menyelimuti halaman Balai Kota Bandung pada Minggu (24/8/2025). Ribuan pasang mata menyaksikan Parade Juang Bandung Lautan Apiyang digelar dalam rangka memperingati Hari Veteran Nasional (Harvetnas) ke-76. Balai Kota seakan berubah menjadi lautan merah putih, penuh dengan dentuman drum, derap langkah tegap, dan kibaran bendera kebanggaan bangsa.
Sejak pagi, barisan peserta parade telah memadati halaman utama. Marching Band Krida Nusantara membuka jalannya acara dengan tabuhan ritmis nan bersemangat, mengiringi derap langkah Paskibraka Kota Bandung yang membawa bendera Merah Putih, bendera LVRI, bendera batalion, hingga potret para pejuang veteran anumerta.
Kehadiran mereka menghadirkan suasana haru sekaligus penghormatan mendalam kepada para pahlawan.
Sorak kagum penonton semakin membuncah ketika para veteran pembela dan veteran PBBmelangkah gagah di hadapan publik. Meski usia mereka telah senja, semangat juang tetap terpancar kuat. Kehadiran para veteran menjadi simbol nyata bahwa kemerdekaan yang dirasakan bangsa hari ini adalah buah dari pengorbanan tanpa pamrih generasi terdahulu.
Parade semakin semarak dengan keikutsertaan unsur TNI dari tiga matra Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara – serta Polri. Barisan mereka bukan hanya mencerminkan kekuatan pertahanan bangsa, tetapi juga kesinambungan nilai perjuangan yang diwariskan oleh para pendahulu.
Tak hanya dari kalangan aparat, unsur masyarakat pun turut memeriahkan jalannya parade. Barisan FKPPI Kota Bandung, SDN 231 Sukaasih, serta SMA Terpadu Krida Nusantara menambah warna dalam perayaan ini. Wajah-wajah ceria anak-anak sekolah dengan kibaran bendera kecil mereka menjadi simbol bahwa estafet perjuangan dan cinta tanah air terus diwariskan lintas generasi.
Dari komunitas masyarakat, tampak Komunitas Sejarah 45 dan Komunitas Sejarah Kota Bandungyang membawa poster serta atribut sejarah, mengingatkan publik pada kisah-kisah heroik perjuangan bangsa. Tak kalah bersemangat, Komunitas Lansia juga hadir, membuktikan bahwa kecintaan pada tanah air tidak mengenal batas usia.
Parade ini kian menarik perhatian saat FTB 45 dan Komunitas Jeep Militer melintas dengan deretan kendaraan tua bersejarah. Deru mesin-mesin klasik itu seakan membawa penonton kembali pada suasana perjuangan mempertahankan kemerdekaan di masa lampau.
Lebih dari sekadar perayaan, Parade Juang Bandung Lautan Api adalah sebuah panggung pembelajaran nilai kebangsaan. Setiap langkah peserta menyampaikan pesan moral bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini bukan hadiah, melainkan hasil dari pengorbanan panjang para pahlawan.
Bagi generasi muda yang hadir, parade ini menjadi ruang belajar yang nyata. Mereka tidak hanya membaca kisah perjuangan di buku sejarah, tetapi menyaksikan langsung bagaimana nilai patriotisme terus hidup—dihadirkan oleh para veteran, aparat negara, pelajar, dan masyarakat.











