RBN || Tegal
Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman mendorong percepatan modernisasi sektor pertanian melalui penyaluran bantuan sarana dan prasarana kepada kelompok tani, gabungan kelompok tani (gapoktan), serta kelompok wanita tani (KWT), Rabu (15/4/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani di daerah tersebut.
Beragam bantuan disalurkan, mulai dari alat dan mesin pertanian (alsintan) seperti traktor crawler, hingga benih dan bibit pertanian, di antaranya benih padi, bawang putih, cabai, serta bibit cengkeh, tebu, dan tembakau. Selain itu, petani juga menerima bantuan pestisida untuk menunjang proses budidaya.
Bupati Ischak menegaskan bahwa modernisasi pertanian menjadi langkah strategis dalam meningkatkan efisiensi kerja dan hasil produksi.
“Dengan alat modern pekerjaan menjadi lebih efisien dan hasilnya lebih maksimal. Produktivitas meningkat, kesejahteraan juga naik,” ujarnya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk melihat sektor pertanian sebagai bidang yang menjanjikan di masa depan.
“Petani juga bisa sukses. Di negara maju, petani hidup sejahtera karena didukung teknologi dan alat modern,” kata Bupati Ischak.
Menurutnya, Kabupaten Tegal memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan luas wilayah sekitar 934 kilometer persegi, di mana hampir 43 persen di antaranya merupakan lahan pertanian yang masih dapat dioptimalkan.
“Dengan dukungan alat dan bantuan ini, lahan yang belum tergarap bisa dimanfaatkan menjadi lebih produktif,” tambahnya.
Bupati juga mengingatkan agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik oleh para penerima.
“Bantuan ini adalah amanah. Gunakan secara bijak dan jangan memberatkan petani lain,” pesannya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Tegal, Endro Susilo, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian RI dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Melalui bantuan ini, kami berharap petani semakin berdaya dalam mengelola usaha tani modern serta meningkatkan produktivitas untuk mendukung ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Balai BRMP Agroklimat dan Teknologi Pertanian, Rima Purnamayani. Ia menilai bantuan dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) tersebut dapat mendorong peningkatan produksi sekaligus memperkuat swasembada pangan secara berkelanjutan.
Dengan penyaluran bantuan ini, pemerintah daerah berharap sektor pertanian di Kabupaten Tegal semakin maju dan mampu menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Sumber: Tribunnews











