RBN || Jakarta
Tim bulu tangkis Indonesia harus menelan hasil pahit di All England Open 2026 setelah gagal meraih gelar sekaligus tidak menempatkan satu pun wakil di partai final turnamen yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham.
Hasil ini memutus rekor impresif Indonesia yang sejak 2012 hampir selalu memiliki wakil di final turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut, kecuali pada 2021 ketika seluruh tim dipaksa mundur akibat aturan karantina COVID-19.
Pada edisi 2026, pencapaian terbaik Indonesia hanya sampai semifinal melalui pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang kemudian kalah dari pasangan Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae.
Kegagalan ini menandai berakhirnya tradisi panjang dominasi Indonesia di All England yang sebelumnya sering diwarnai prestasi pasangan seperti Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir serta ganda putra Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan yang kerap menembus final bahkan meraih gelar.
Sumber: detiksport











