RBN || Teheran
Keikutsertaan Tim Nasional Iran di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan menyusul memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS). Situasi politik dan keamanan yang memburuk membuat muncul spekulasi bahwa Team Melli berpotensi mundur dari turnamen yang akan digelar di AS sekitar 100 hari lagi.
Konflik memuncak setelah operasi militer gabungan AS dan Israel pada Minggu (1/3/2026) yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Serangan tersebut kemudian dibalas Iran dengan meluncurkan rudal ke sejumlah pangkalan militer AS di negara sekutu seperti Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Qatar.
Ketegangan kian meningkat setelah beberapa negara Eropa sekutu AS, termasuk Prancis, Inggris, dan Jerman, menyatakan kesiapan mendukung langkah militer terhadap Iran.
Di tengah situasi tersebut, muncul laporan bahwa Timnas Iran mempertimbangkan untuk menarik diri dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Menanggapi isu tersebut, penulis sekaligus pendiri media olahraga Outkick, Clay Travis, menyarankan agar Presiden AS Donald Trump mengambil langkah diplomatis melalui olahraga. Ia menilai Piala Dunia bisa menjadi momentum untuk menunjukkan pesan perdamaian kepada rakyat Iran.
“Saya sebenarnya berpikir akan sangat berdampak jika Presiden Trump mengatakan: ‘Kami ingin Iran mewakili rakyat Iran yang baik di Piala Dunia,” kata Travis, mengutip Daily Mail.
Ia menambahkan bahwa turnamen sepak bola terbesar di dunia itu bisa menjadi sarana komunikasi langsung kepada masyarakat Iran.
“Ini adalah kesempatan untuk mengirim pesan kepada rakyat Iran bahwa Anda berada di pihak mereka,” ujarnya.
Travis bahkan menyarankan agar Trump secara terbuka menjamin keselamatan para pemain Iran yang berlaga di Piala Dunia.
“Presiden Trump harus menyatakan, ‘Saya akan mendatangkan pemain-pemain dari Iran ini. Saya akan membawa mereka ke AS. Dan kami akan menjaga keamanan mereka,” ujar Travis.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Federasi Sepak Bola Iran terkait status keikutsertaan tim nasionalnya di Piala Dunia 2026. Namun, situasi geopolitik yang memanas berpotensi memengaruhi keputusan akhir.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan menjadi edisi terbesar dalam sejarah dengan format 48 tim peserta. Jika Iran mundur, hal itu akan menjadi salah satu dampak paling signifikan dari konflik geopolitik terhadap dunia olahraga internasional.
Sumber: detiksport











