24 Penumpang KM Nurul Salsa Masih Hilang, Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian di Perairan Selayar

  • Share
Foto: SindoNews

RBN || Selayar

Tim SAR gabungan terus melanjutkan pencarian terhadap 24 penumpang KM Nurul Salsa yang belum ditemukan setelah kapal tersebut mengalami kecelakaan di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Muhammad Arif Anwar, mengatakan jumlah penumpang KM Nurul Salsa sempat mengalami perubahan setelah dilakukan verifikasi ulang. Data awal menyebutkan kapal mengangkut 50 orang, namun hasil pendataan terbaru menunjukkan total penumpang dan awak kapal mencapai 70 orang.

“Data awal yang kami terima menyebutkan jumlah penumpang sebanyak 50 orang. Namun setelah dilakukan verifikasi ulang bersama pihak terkait, jumlah keseluruhan orang di kapal mencapai 70 orang. Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan,” ujar Muhammad Arif Anwar dalam keterangannya, Jumat (17/7/2026).

KM Nurul Salsa diketahui berangkat dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7/2026) pukul 05.00 WITA dengan membawa puluhan penumpang. Di tengah perjalanan, kapal mengalami mati mesin saat berada di perairan sebelah barat Pulau Polassi atau sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng Selayar hingga akhirnya tenggelam.

Setelah menerima laporan kecelakaan tersebut, Basarnas Makassar segera mengerahkan tim SAR untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan terhadap seluruh penumpang dan awak kapal.

“Begitu menerima informasi terkait KM Nurul Salsa yang mengalami mati mesin di perairan Selayar, kami segera menggerakkan unsur SAR untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal,” tuturnya.

Upaya penyelamatan membuahkan hasil ketika KM Harapan Kita yang bergerak dari Pulau Jampea berhasil menemukan sejumlah korban pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 04.00 WITA. Sebanyak 41 orang, termasuk awak kapal, berhasil dievakuasi dari lokasi yang berjarak sekitar 18 mil laut dari titik kejadian.

Selain itu, enam penumpang lainnya berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi tenggelamnya kapal dan kemudian dievakuasi menuju Pulau Polassi.

Berdasarkan data sementara, total korban yang telah dievakuasi berjumlah 47 orang. Dari jumlah tersebut, 46 orang dinyatakan selamat dan satu orang ditemukan meninggal dunia. Sementara itu, 24 orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Selayar, Tim Rescue Basarnas Makassar, TNI Angkatan Laut, awak KRI Marlin 877, awak KM Harapan Kita, BPBD Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, Polair, serta sejumlah kapal nelayan yang turut membantu proses evakuasi dan pencarian korban.

Tim SAR gabungan terus menyisir sejumlah titik di perairan Selayar dengan harapan seluruh korban yang masih hilang dapat segera ditemukan. Operasi pencarian dilakukan dengan mengedepankan keselamatan personel di lapangan serta koordinasi lintas instansi untuk mempercepat proses penyelamatan.

Sumber: SindoNews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *