Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau ke Selat Hormuz, Perkuat Misi Keamanan Jalur Pelayaran

  • Share
Kapal penjinak ranjau milik angkatan laut Prancis. (Foto: SindoNews)

RBN || Paris

Prancis mulai mengerahkan kapal pemburu ranjau ke Selat Hormuz sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan jalur pelayaran internasional yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan dunia. Langkah tersebut diumumkan langsung oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron melalui akun media sosial X.

Macron menyatakan aset penanggulangan ranjau milik Prancis telah disiapkan untuk bekerja sama dengan negara-negara mitra demi menjamin kelancaran pelayaran di kawasan tersebut.

“Aset penanggulangan ranjau Prancis siap berkontribusi, bersama dengan mitra kami, untuk melanjutkan navigasi sepenuhnya dan untuk memastikan keselamatan lalu lintas di Selat Hormuz,” tulis Macron.

Dalam pernyataannya, Macron juga mengungkapkan bahwa setelah melakukan pembicaraan dengan otoritas Oman, pemerintah Prancis memutuskan untuk menarik kapal induk Charles de Gaulle kembali ke pelabuhan. Meski demikian, kapal pemburu ranjau beserta kapal pengawalnya tetap disiagakan di kawasan tersebut.

“Sementara aset penanggulangan ranjau kami dan pengawalnya tetap dikerahkan dan siap untuk turun tangan bersama dengan mitra kami,” lanjut Macron.

Sebelumnya, Iran menolak rencana keterlibatan Prancis di Selat Hormuz yang diumumkan Macron pada akhir bulan lalu.

Di sisi lain, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden Emmanuel Macron mengeluarkan pernyataan bersama mengenai pentingnya menjaga keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Kedua pemimpin menegaskan bahwa jalur tersebut memiliki peran vital bagi perekonomian dunia.

“Selat Hormuz adalah arteri vital bagi ekonomi global. Memulihkan transit yang aman bagi kapal-kapal dari semua negara melalui Selat adalah masalah yang menjadi perhatian global,” demikian bunyi pernyataan bersama mereka.

Inggris dan Prancis juga menyampaikan bahwa Kesultanan Oman telah menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dalam menjaga keamanan perairan teritorialnya.

“Kesultanan Oman telah setuju untuk bekerja sama dengan Inggris dan Prancis untuk memastikan perairan teritorial kedaulatannya aman untuk navigasi.”

Selain itu, kedua negara menyatakan siap mengerahkan misi militer multinasional apabila diperlukan guna mendukung kebebasan bernavigasi di Selat Hormuz.

“Inggris dan Prancis juga siap mengerahkan Misi Militer Multinasional yang lebih luas untuk mendukung kebebasan navigasi di Selat Hormuz,” lanjut pernyataan tersebut.

Menutup pernyataannya, kedua pemimpin menegaskan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas kawasan serta memperkuat kerja sama internasional.

“Inggris dan Prancis menegaskan kembali komitmen bersama mereka terhadap stabilitas regional, penghormatan terhadap kedaulatan semua Negara, dan kesediaan mereka untuk mempertahankan kerja sama yang erat dengan mitra mereka untuk menegakkan keamanan global, kebebasan navigasi, dan hukum internasasional.”

Sumber: SindoNews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *