Petrokimia Gresik Buka Beasiswa Petani Muda 2026, Cetak Generasi Agripreneur Masa Depan

  • Share
Dirut Petrokimia Gresik Daconi Khotob. (Foto: Berita Jatim)

RBN || Surabaya

Upaya mencetak generasi baru petani modern terus dilakukan Petrokimia Gresik. Perusahaan yang tergabung dalam holding Pupuk Indonesia itu kembali membuka program Beasiswa Petani Muda 2026 bagi siswa SMK Pertanian di Jawa Timur.

Program yang mulai berjalan sejak 2024 tersebut tidak hanya memberikan bantuan pendidikan, tetapi juga dirancang untuk melahirkan petani muda yang memiliki kemampuan bisnis dan memahami dunia agroindustri modern.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, mengatakan regenerasi petani menjadi persoalan penting yang harus segera ditangani demi menjaga ketahanan pangan nasional di masa depan.

“Regenerasi petani adalah fondasi penting bagi masa depan pangan Indonesia. Melalui program ini, kami ingin menarik lebih banyak generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian sekaligus membekali mereka dengan kompetensi dan semangat kewirausahaan,” ujar Daconi, Selasa (6/5/2026).

Pendaftaran Beasiswa Petani Muda 2026 dibuka mulai 4 hingga 17 Mei 2026. Program ini ditujukan bagi 50 siswa terbaik kelas XI SMK pertanian di Jawa Timur.

Dalam proses seleksi, peserta tidak hanya mengikuti tahapan administrasi dan ujian tulis daring, tetapi juga diminta menulis esai bertema “Bertani untuk Masa Depan Negeri: Pilihan Berani Generasi Z Menjadi Agripreneur Sejati.”

Tema tersebut menjadi gambaran visi besar program, yakni mengubah pandangan bahwa profesi petani bukan lagi pekerjaan konvensional, melainkan sektor modern yang memiliki peluang besar di masa depan.

Untuk mengikuti program ini, peserta harus memenuhi sejumlah syarat akademik. Di antaranya memiliki nilai rata-rata minimal 80 sejak kelas X hingga XI, tidak memiliki nilai di bawah KKTP, serta berasal dari jurusan rumpun pertanian.

Petrokimia Gresik menilai seleksi ketat diperlukan agar program mampu menghasilkan sumber daya manusia unggul di bidang pertanian.

Para penerima beasiswa nantinya akan memperoleh bantuan pendidikan sebesar Rp500 ribu per bulan selama satu tahun. Namun, perusahaan menegaskan bahwa manfaat program tidak hanya berhenti pada bantuan finansial semata.

Selain mendapatkan dukungan pendidikan, para siswa juga akan diperkenalkan dengan teknologi pertanian modern dan peluang usaha di sektor pangan dan agribisnis.

“Ini bukan hanya soal bantuan finansial, tetapi bagaimana kami menyiapkan generasi muda yang kompeten, inovatif, dan berjiwa wirausaha,” imbuh Daconi.

Program ini hadir di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari perubahan iklim, ancaman krisis pangan global, hingga menurunnya jumlah petani muda di Indonesia.

Melalui Beasiswa Petani Muda 2026, Petrokimia Gresik berharap pertanian dapat menjadi sektor yang semakin relevan dan menarik bagi Generasi Z, sekaligus menjadi bagian penting dalam menjaga masa depan pangan nasional.

Sumber: Berita Jatim

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *