RBN || Klaten
Seorang bocah perempuan berinisial AA berusia 10 tahun asal Klaten Tengah, Kabupaten Klaten, dilaporkan hilang setelah bermain di sekitar rumahnya pada Jumat, 1 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Korban tidak kunjung pulang hingga sore hari, sehingga keluarga merasa khawatir dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang untuk dilakukan pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian bersama tim SAR langsung melakukan upaya pencarian sejak Sabtu pagi dengan menyisir area sekitar rumah korban, termasuk aliran sungai yang berada tidak jauh dari lokasi tempat tinggalnya. Proses pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur untuk mempercepat penemuan korban.
Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Sabtu sekitar pukul 13.22 WIB di Sungai Kuning, Desa Ngemplak, Kecamatan Kalikotes. Saat ditemukan, kondisi korban sudah meninggal dunia dalam posisi tertelungkup mengapung di aliran sungai dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka lecet pada bagian wajah dan hidung korban yang diduga akibat benturan saat terbawa arus air. Pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diketahui pula bahwa korban memiliki riwayat autisme yang menjadi salah satu pertimbangan dalam analisis kejadian tersebut.
Keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan memutuskan untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Dugaan sementara, korban terpeleset ke sungai saat bermain di sekitar lingkungan rumahnya hingga akhirnya hanyut dan meninggal dunia, sementara pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area yang berpotensi membahayakan seperti aliran sungai.
Sumber: Detik News











