RBN || Jakarta
Seorang warga negara China dilaporkan tewas akibat serangan militer yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap wilayah Republik Islam Iran, di tengah eskalasi konflik yang telah berlangsung sejak akhir Februari 2026 ketika serangan gabungan tersebut menghantam sejumlah target di dalam negeri Iran termasuk Ibu Kota Teheran, dalam insiden yang juga menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan beberapa pejabat tinggi militer Iran serta menimbulkan korban sipil lainnya.
Pemerintah China mengecam keras agresi militer tersebut, menyatakan prihatin atas pelanggaran kedaulatan Iran, menyerukan penghentian segera operasi militer dan gencatan senjata, serta mendesak agar semua pihak menempuh jalur dialog dan negosiasi sambil mengimbau warga negaranya di kawasan tersebut untuk meninggalkan zona konflik demi keselamatan mereka.
Sumber: CNBC Indonesia











