Ledakan Gas di Tambang Batu Bara China Tewaskan 82 Orang, Ratusan Pekerja Sempat Terjebak

  • Share
Foto: Cao Yang/XinHua via AP

RBN || Shanxi

Sedikitnya 82 orang dilaporkan tewas akibat ledakan gas di sebuah tambang batu bara di Provinsi Shanxi, China utara, Jumat (22/5/2026) malam. Insiden tersebut juga membuat ratusan pekerja sempat terjebak di bawah tanah.

Media pemerintah China, Xinhua, melaporkan ledakan terjadi di tambang batu bara Liushenyu yang berada di Kota Changzhi. Saat kejadian, sebanyak 247 pekerja berada di area tambang bawah tanah.

Tim penyelamat langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban. Hingga Sabtu, proses penyelamatan masih terus berlangsung.

Penyebab ledakan hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

“Penyebab ledakan tersebut masih dalam penyelidikan, lapor Xinhua, dan upaya penyelamatan terus dilakukan.” tulis laporan Xinhua.

Presiden China Xi Jinping meminta upaya penyelamatan dilakukan secara maksimal serta menegaskan pentingnya investigasi menyeluruh terkait penyebab kecelakaan tersebut.

Xi juga meminta pihak yang bertanggung jawab atas insiden itu diproses sesuai hukum.

Menurut laporan Xinhua, Shanxi dikenal sebagai wilayah utama pertambangan batu bara di China. Provinsi tersebut memiliki luas wilayah lebih besar dari Yunani dan dihuni sekitar 34 juta penduduk.

Industri pertambangan menjadi salah satu sektor utama di kawasan itu. Pada tahun lalu, para penambang di Shanxi menghasilkan sekitar 1,3 miliar ton batu bara, atau hampir sepertiga dari total produksi batu bara nasional China.

Kecelakaan tambang masih menjadi tantangan serius di industri pertambangan China, meski pemerintah setempat dalam beberapa tahun terakhir terus memperketat regulasi keselamatan kerja di sektor tersebut.

Sumber: France24

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *