Tragis, Kasus Mutilasi Dalam Freezer Gegerkan Bekasi, Polisi Dalami Motif dan Kronologi

  • Share
Foto: Detik News

RBN || Bekasi

Warga Kabupaten Bekasi diguncang oleh peristiwa tragis penemuan jasad seorang pria korban mutilasi di dalam sebuah freezer di kios ayam goreng kawasan Perumahan Mega Regency, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, dengan kondisi korban yang sangat mengenaskan karena ditemukan tanpa kedua tangan dan kaki.

Kejadian ini pertama kali terungkap ketika pemilik usaha yang baru kembali dari mudik merasakan kecurigaan akibat bau menyengat yang berasal dari dalam kios yang telah beberapa waktu tidak beroperasi, setelah dilakukan pemeriksaan pada freezer yang dalam keadaan tertutup rapat, ditemukan jasad korban yang tersimpan di antara tumpukan daging ayam beku sehingga langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Korban diketahui berinisial AH (39) yang selama ini bekerja sebagai penjaga toko tersebut sehingga memunculkan dugaan awal bahwa pelaku merupakan orang yang mengenal korban dan memiliki akses terhadap lokasi kejadian. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa bagian tubuh korban berupa tangan dan kaki tidak ditemukan di tempat kejadian perkara sehingga memperkuat indikasi bahwa pembunuhan dilakukan secara sadis dengan cara mutilasi untuk menghilangkan jejak.

Selain itu, sejumlah barang berharga milik pemilik usaha seperti kendaraan dan uang tunai juga dilaporkan hilang sehingga memunculkan dugaan adanya motif pencurian yang disertai kekerasan.

Aparat kepolisian dari tim Jatanras Polda Metro Jaya yang menerima laporan segera melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh dengan mengumpulkan berbagai barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.

Hasil pengembangan penyelidikan, polisi berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial S dan DS yang diketahui memiliki hubungan dengan korban serta aktivitas di lokasi tersebut, dan hingga saat ini penyidik masih terus mendalami motif pasti dari aksi keji tersebut termasuk kemungkinan adanya perencanaan sebelumnya serta peran masing-masing pelaku dalam melakukan tindak pidana tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat karena tingkat kekerasan yang sangat tinggi serta cara pelaku menyembunyikan jasad korban yang dinilai tidak manusiawi dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan serta memastikan para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan perbuatannya, dan masyarakat pun diimbau untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi sembari menunggu perkembangan resmi dari aparat penegak hukum terkait proses penyidikan yang masih berlangsung.

Sumber: Detik News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *