Penjaga Perdamaian PBB Tewas dalam Insiden Ledakan di Lebanon Selatan

  • Share
Ilustrasi. Satu personel UNIFIL di Lebanon tewas kena serpihan proyektil. (Foto: AFP/MAHMOUD ZAYAT)

RBN || Lebanon

Seorang personel pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa yang tergabung dalam misi UNIFIL dilaporkan tewas akibat ledakan proyektil di Lebanon selatan, Minggu (29/3) malam waktu setempat. Insiden tragis ini terjadi di dekat wilayah Adchit Al Qusayr, kawasan yang selama ini dikenal sebagai titik rawan konflik.

Dalam pernyataan resminya, UNIFIL menyampaikan bahwa proyektil tersebut meledak di salah satu pos penjaga perdamaian. Hingga kini, sumber tembakan masih belum dapat dipastikan dan penyelidikan tengah dilakukan untuk mengungkap penyebab kejadian.

“Kami tidak mengetahui asal usul proyektil tersebut. Investigasi telah diluncurkan untuk mengungkap peristiwa ini,” demikian pernyataan UNIFIL.

Sebelumnya, media lokal Lebanon melaporkan adanya serangan militer Israel yang diduga menyasar area sekitar markas pasukan Indonesia di wilayah tersebut. Laporan awal juga menyebutkan adanya korban luka dari kalangan personel, meski belum ada konfirmasi resmi terkait jumlah dan kondisi korban.

Wilayah Lebanon selatan sendiri merupakan kawasan sensitif yang berbatasan langsung dengan Israel, dan kerap menjadi arena bentrokan antara militer Israel dan kelompok Hizbullah yang didukung Iran. Dalam situasi geopolitik yang semakin memanas akibat konflik regional, intensitas serangan di wilayah ini dilaporkan meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

UNIFIL, yang memiliki sekitar 10.000 personel dari berbagai negara, termasuk sekitar 1.200 prajurit TNI, bertugas menjaga stabilitas dan memantau gencatan senjata di sepanjang garis demarkasi Lebanon-Israel.

Insiden ini menambah daftar panjang ancaman terhadap pasukan penjaga perdamaian di kawasan konflik. Sebelumnya, beberapa personel UNIFIL juga dilaporkan terluka akibat serangan yang terjadi pada awal Maret lalu.

Peristiwa ini kembali menegaskan tingginya risiko yang dihadapi pasukan perdamaian dalam menjalankan mandat internasional, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya upaya diplomasi untuk meredakan konflik yang terus bereskalasi di kawasan Timur Tengah.

Sumber: CNN Indonesia

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *