RBN || Jakarta
Menteri Pemuda dan Olahraga menegaskan optimisme bahwa penyelenggaraan turnamen Men’s Volleyball Champions League 2026 akan memberikan dampak positif bagi perkembangan industri olahraga nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah berbagai ajang olahraga internasional.
Turnamen yang dijadwalkan berlangsung pada 13–17 Mei 2026 di Pontianak tersebut mendapat dukungan penuh dari pemerintah karena dinilai tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, promosi pariwisata, serta penguatan ekosistem industri olahraga di tanah air.
Dalam keterangannya, Erick Thohir menyampaikan bahwa penyelenggaraan event internasional seperti ini mampu membuka peluang investasi, meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, serta memperluas eksposur Indonesia di kancah olahraga global.
Ia menekankan bahwa olahraga saat ini tidak lagi dipandang sekadar aktivitas kompetitif, melainkan telah berkembang menjadi industri besar yang mencakup berbagai sektor, mulai dari penyelenggaraan event, penyiaran, pariwisata, hingga pengembangan talenta atlet.
Oleh karena itu, pemerintah mendorong berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, federasi olahraga, dan sektor swasta, untuk berkolaborasi dalam memastikan penyelenggaraan turnamen berjalan sukses sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan olahraga nasional.
Dengan dukungan infrastruktur serta antusiasme masyarakat terhadap bola voli yang terus meningkat, pemerintah optimistis bahwa turnamen ini dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekosistem olahraga Indonesia sekaligus memperluas peluang bagi atlet nasional untuk bersaing di tingkat internasional.
Sumber: Kemenpora











