Lima Orang Tewas Akibat Serangan Udara Rusia di Ukraina

  • Share
Lima Orang Tewas Akibat Serangan Udara Rusia di Ukraina
Lima Orang Tewas Akibat Serangan Udara Rusia di Ukraina

RBN || Ukraina

Rusia menghujani Ukraina dengan rudal dan pesawat nirawak dalam serangan massal pada Minggu (5/10), yang menewaskan sedikitnya lima orang dan merusak infrastruktur sipil termasuk fasilitas energi di sejumlah wilayah.

Moskow telah meningkatkan serangan, khususnya terhadap jaringan energi dan lokasi produksi gas Ukraina dalam beberapa minggu terakhir saat musim dingin mendekat, dan saat upaya diplomatik untuk mengakhiri pertempuran terhenti.

Empat korban dalam serangan semalam adalah anggota keluarga yang tewas ketika bangunan tempat tinggal mereka di wilayah barat Lviv yang berbatasan dengan Polandia hancur, kata jaksa setempat.

Sebuah kawasan industri di ibu kota daerah Lviv juga terbakar dan sebagian kota mengalami pemadaman listrik, kata Wali Kota Andriy Sadovyi, yang pada Minggu pagi mendesak warga untuk tetap di dalam rumah saat pihak berwenang berjuang memadamkan beberapa kebakaran.

Serangan terhadap Lviv adalah yang terbesar dalam perang di wilayah Lviv, kata Gubernur Maksym Kozytskyi, seraya menambahkan serangan itu melibatkan 140 pesawat tak berawak dan 23 rudal.

Di desa di luar Lviv tempat keluarga tersebut tewas, petugas penyelamat menggali tumpukan puing. Hanya pondasi bangunan mereka yang tersisa.

Di Zaporizhzhia, Ukraina Tenggara, satu orang tewas dan 10 lainnya terluka dalam serangan gabungan yang menyebabkan lebih dari 73.000 penduduk hidup tanpa listrik , kata Gubernur Ivan Fedorov.

Infrastruktur sipil juga rusak di wilayah Ivano-Frankivsk, Vinnytsia, Chernihiv, Kherson, Kharkiv dan Odesa, kata Perdana Menteri Yulia Svyrydenko.

Kementerian Energi Ukraina menyatakan fasilitas energi di Zaporizhzhia dan wilayah Chernihiv Utara telah rusak. Perusahaan gas dan minyak negara Ukraina, Naftogaz, menyatakan Rusia telah menyerang dan merusak infrastruktur gas, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pada hari Minggu, pasukannya telah menyerang fasilitas industri militer Ukraina serta infrastruktur gas dan energi pada malam hari.

“Tindakan teror yang disengaja lainnya terhadap warga sipil,” tulis Svyrydenko di X. “Moskow terus menyerang rumah, sekolah, dan fasilitas energi – membuktikan bahwa penghancuran tetap menjadi satu-satunya strategi mereka.”

Presiden Volodymyr Zelenskiy mengatakan pasukan Rusia telah menembakkan lebih dari 50 rudal dan hampir 500 pesawat nirawak.

Polandia, yang merupakan anggota NATO, mengatakan pihaknya mengerahkan pesawat pada Minggu pagi untuk memastikan keselamatan udaranya.

“Pesawat Polandia dan sekutu beroperasi di wilayah udara kami, sementara sistem pertahanan udara berbasis darat dan pengintaian radar telah disiagakan dalam kondisi kesiapan tertinggi,” demikian pernyataan komando operasional Polandia dalam sebuah postingan di X.

Anggota NATO di sisi timur berada dalam siaga tinggi setelah Polandia menembak jatuh pesawat tak berawak yang diduga milik Rusia di wilayah udaranya pada bulan September dan penampakan pesawat tak berawak serta serangan udara, termasuk di Kopenhagen dan Munich, telah menyebabkan kekacauan dalam penerbangan Eropa.

Bandara Lithuania di Vilnius ditutup selama beberapa jam semalam setelah adanya laporan tentang kemungkinan serangkaian balon yang menuju ke bandara tersebut pada Sabtu malam.

Sumber: Reuters

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *