RBN || Bratislava
Gelombang panas ekstrem yang disertai kekeringan memicu krisis air minum di Slovakia. Kondisi tersebut membuat pemerintah menetapkan status darurat di dua permukiman di wilayah timur negara itu.
Kantor berita Slovakia, TASR, melaporkan pada Jumat (7/8/2026), status darurat diberlakukan di Nizny Caj dan Vysny Caj, dua permukiman yang berada di sekitar Kosice, kota terbesar kedua di Slovakia.
Krisis terjadi karena kedua wilayah tersebut belum memiliki sistem penyediaan air umum. Untuk memenuhi kebutuhan warga, pemerintah setempat mengatur distribusi air minum hingga kondisi kembali normal.
Status darurat diberlakukan sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Kekeringan yang berkepanjangan dan suhu tinggi membuat ketersediaan air bersih semakin terbatas.
Gelombang panas yang melanda Slovakia juga mencatatkan rekor suhu baru. Pada Kamis (6/8/2026), suhu di negara tersebut mencapai 42,2 derajat Celsius, menjadi suhu tertinggi yang pernah tercatat dalam sejarah Slovakia.
Kondisi cuaca ekstrem tersebut menambah tekanan terhadap masyarakat, khususnya di wilayah yang menghadapi keterbatasan pasokan air.
Pemerintah setempat terus melakukan langkah penanganan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi di tengah cuaca panas dan kekeringan yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.
Sumber: Liputan6











