Trump Klaim Selat Hormuz Segera Dibuka, Tegaskan Opsi Militer Jika Negosiasi dengan Iran Gagal

  • Share
Presiden AS Donald Trump. (Foto: REUTERS/Stoyan Nenov)

RBN || Washington DC

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan optimistis Selat Hormuz akan kembali terbuka seiring berlanjutnya proses negosiasi dengan Iran. Meski demikian, ia kembali menegaskan bahwa Washington siap mengambil langkah militer apabila pembicaraan diplomatik tidak menghasilkan kesepakatan.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump menyebut pembukaan jalur pelayaran strategis tersebut dapat segera terwujud. Namun, ia juga mengingatkan bahwa Amerika Serikat akan memberikan respons tegas apabila Iran dinilai menghambat proses yang sedang berlangsung.

Trump kembali menegaskan sikap pemerintahannya yang menolak Iran memiliki senjata nuklir. Menurutnya, jika Teheran memilih meninggalkan jalur perundingan, Amerika Serikat tidak akan ragu mengambil tindakan yang dianggap perlu demi menjaga stabilitas dan kepentingan keamanan nasional.

Ia juga mengklaim bahwa Washington sebelumnya telah menyiapkan operasi militer berskala besar terhadap Iran. Namun, rencana tersebut disebut ditunda setelah Iran meminta agar ruang dialog tetap dibuka. Klaim tersebut dibantah oleh pemerintah Iran yang tidak mengakui adanya permintaan tersebut.

Meski retorika kedua negara masih diwarnai ketegangan, Trump mengungkapkan bahwa komunikasi antara pejabat Amerika Serikat dan Iran berlangsung cukup positif. Ia menyebut kedua belah pihak telah melakukan pembahasan yang konstruktif, meski Teheran memilih tidak mengungkapkan perkembangan negosiasi kepada publik.

Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei, menegaskan bahwa negaranya tidak sedang terlibat dalam proses negosiasi apa pun dengan Amerika Serikat sebagaimana yang diklaim Trump.

Pernyataan yang saling bertolak belakang dari kedua pihak kembali mencerminkan kompleksitas hubungan Washington dan Teheran. Di tengah ketidakpastian tersebut, komunitas internasional terus berharap agar jalur diplomasi tetap menjadi pilihan utama guna menghindari eskalasi konflik yang berpotensi mengganggu stabilitas kawasan Timur Tengah, termasuk keamanan pelayaran di Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur perdagangan energi terpenting di dunia.

Sumber: CNN Indonesia

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *