RBN || Damaskus
Sebuah ledakan bom yang dipasang di dalam sebuah minibus mengguncang Kota Jaramana, Damaskus, Suriah, pada Jumat (7/8/2026). Insiden tersebut menewaskan dua orang dan menyebabkan 13 lainnya mengalami luka-luka. Hingga kini, otoritas setempat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku maupun motif di balik serangan tersebut.
Peristiwa itu dikonfirmasi oleh media pemerintah Suriah yang mengutip keterangan Kementerian Kesehatan. Menurut laporan tersebut, ledakan terjadi di sebuah minibus yang berada di kawasan Jaramana. Akibat ledakan, dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara para korban luka segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Kementerian Kesehatan Suriah menyatakan bahwa jenazah kedua korban telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani proses identifikasi dan autopsi oleh tim medis forensik. Hingga berita ini ditulis, identitas kedua korban masih belum diumumkan kepada publik.
Sementara itu, aparat keamanan masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti guna mengungkap penyebab ledakan. Belum ada kelompok maupun individu yang mengklaim bertanggung jawab atas aksi pengeboman tersebut, sehingga penyelidikan masih terus berlangsung.
Insiden ini kembali menambah daftar aksi kekerasan yang terjadi di Suriah di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas keamanan di berbagai wilayah. Otoritas setempat memastikan proses penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku serta memastikan kondisi keamanan pascaledakan.
Sumber: Detik News











