RBN || Jakarta
Rekayasa lalu lintas berupa contraflow diberlakukan di ruas Tol Jakarta-Cikampek pada Kamis (14/5/2026) pagi. Sistem lawan arus diterapkan mulai KM 55 hingga KM 65 arah Cikampek untuk mengatasi kepadatan kendaraan selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, mengatakan kebijakan tersebut dilakukan atas diskresi kepolisian guna menjaga kelancaran arus lalu lintas menuju kawasan Cikampek.
“Kami mendukung diskresi Kepolisian dengan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dari KM 55 sampai dengan KM 65 arah Cikampek pada Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pukul 08.11 WIB,” kata Ria, Kamis (14/5/2026).
“Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurai kepadatan dan menjaga kelancaran arus lalu lintas yang menuju wilayah Cikampek,” sambungnya.
Menurut Ria, peningkatan volume kendaraan selama libur panjang menjadi salah satu alasan diberlakukannya rekayasa lalu lintas tersebut. Pihak Jasamarga bersama kepolisian terus memantau kondisi arus kendaraan secara langsung untuk menentukan langkah antisipasi yang diperlukan.
“JTT bersama Kepolisian terus memantau kondisi lalu lintas secara real-time dan mengambil langkah antisipatif guna memastikan arus kendaraan tetap bergerak dengan lancar, aman, dan terkendali,” ujarnya.
Pengguna jalan tol juga diimbau mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima sebelum berangkat.
Selain itu, pengendara diminta memastikan saldo uang elektronik mencukupi agar tidak menghambat antrean di gerbang tol.
“Pengguna jalan juga diharapkan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan,” jelasnya.
Sumber: SindoNews











