RBN || Jakarta
Ketegangan politik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang terus berlanjut membawa dampak luas di berbagai sektor, salah satunya adalah lonjakan harga bahan bakar yang memicu kebijakan penghematan energi di sejumlah negara. Tak hanya bahan bakar, harga bahan pangan pokok pun ikut melonjak sebagai dampak dari ketegangan ini.
Namun, dampak ketegangan AS-Iran juga merambah ke sektor hiburan, di mana Netflix secara diam-diam mengumumkan kenaikan harga langganan untuk hampir semua paket mereka. Walaupun belum ada konfirmasi resmi apakah kenaikan harga ini terkait langsung dengan krisis global akibat ketegangan politik, kebijakan baru ini mulai berlaku pada Kamis (26/3/2026).
Melansir CNBC, hampir semua paket langganan Netflix mengalami kenaikan harga setidaknya sebesar $1. Paket berlangganan dengan iklan kini dibanderol seharga $8,99 per bulan, naik dari sebelumnya yang hanya $7,99. Paket standar kini dihargai $19,99 per bulan, naik dari $17,99. Sedangkan untuk paket premium, kini harga langganan menjadi $26,99 per bulan.
Selain itu, harga untuk anggota tambahan juga mengalami kenaikan. Paket dengan iklan untuk pengguna tambahan di luar rumah tangga kini dikenakan biaya $6,99, naik dari sebelumnya $5,99. Sementara itu, add-on tanpa iklan kini dibanderol dengan harga $9,99, naik dari $8,99 per add-on.
Peningkatan harga ini diduga terkait dengan upaya Netflix untuk melakukan investasi besar-besaran dalam kontennya, termasuk program baru di bidang acara langsung dan podcast video. Sebelumnya, perusahaan ini juga telah menaikkan harga langganan pada Januari 2025.
Eksekutif Netflix telah membela kebijakan harga ini dengan menekankan bahwa biaya berlangganan digunakan untuk investasi dalam proyek-proyek baru dan peningkatan jumlah konten yang tersedia di platform mereka. Dalam laporan pendapatan Januari lalu, Netflix menyebutkan bahwa mereka memperkirakan akan menghabiskan sekitar $20 miliar pada tahun 2026 untuk konten, naik dari $18 miliar pada tahun 2025.
Netflix juga memproyeksikan pendapatan keseluruhan pada tahun 2026 berkisar antara $50,7 miliar hingga $51,7 miliar, berkat peningkatan keanggotaan, kenaikan harga, dan proyeksi peningkatan pendapatan iklan yang hampir dua kali lipat pada tahun 2026 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Meskipun begitu, sebagian besar layanan streaming besar, termasuk Netflix, telah menaikkan harga langganan dalam beberapa tahun terakhir untuk mengejar profitabilitas yang sulit dicapai dalam bisnis berbasis langganan.
Sumber: Bisnis Tekno











