Kapolda Jateng Pastikan Penanganan Maksimal Korban Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak

  • Share
Kapolda Jateng Pastikan Penanganan Maksimal Korban Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak
Kapolda Jateng Pastikan Penanganan Maksimal Korban Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak

RBN || Semarang

Kepolisian Daerah Jawa Tengah memastikan penanganan maksimal terhadap korban kecelakaan tunggal Bus Cahaya Trans yang terjadi di Simpang Susun Krapyak, Jalan Tol Dalam Kota Semarang. Kecelakaan tragis tersebut mengakibatkan 16 penumpang meninggal dunia dan 17 lainnya mengalami luka-luka.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan pengemudi bus telah diamankan oleh petugas guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan pengecekan awal, pengemudi diketahui merupakan sopir cadangan.

“Saat ini pengemudi telah diamankan untuk pemeriksaan. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian,” ujar Ribut dalam keterangan tertulis, Senin (22/12).

Peristiwa nahas itu terjadi ketika bus melaju tidak terkendali dan menabrak pagar pembatas jalan di Simpang Susun Krapyak. Aparat kepolisian bersama tim medis bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan korban di lokasi kejadian.

Seluruh korban meninggal dunia saat ini menjalani proses pemulasaraan dan identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Jawa Tengah di kamar jenazah RSUD dr Kariadi, Kota Semarang. Proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh melalui metode ante mortem dan post mortem untuk memastikan keakuratan data sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, 17 korban luka mendapatkan perawatan intensif di tiga rumah sakit berbeda, yakni RS Tugu Semarang, RS Kolombia Semarang, dan RS Elisabeth Semarang. Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban memperoleh pelayanan medis terbaik.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya para korban. Peristiwa ini menjadi duka bersama dan mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,” kata Ribut.

Penanganan kasus kecelakaan ini dilakukan oleh Unit Laka Lantas Polrestabes Semarang dengan dukungan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah. Selain itu, Biddokkes Polda Jateng juga mendirikan posko pelayanan bagi keluarga korban di RSUD dr Kariadi sebagai pusat informasi dan pendampingan selama proses pemakaman.

Kepolisian berkomitmen mengusut tuntas penyebab kecelakaan guna memberikan keadilan bagi para korban serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Sumber: CNN Indonesia

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *