Ironi di Braja Gemilang: Usai Deklarasi “Desa Bersinar”, Polisi Amankan 7 Warga Diduga Konsumsi Eksimer

  • Share
Ironi di Braja Gemilang: Usai Deklarasi “Desa Bersinar”, Polisi Amankan 7 Warga Diduga Konsumsi Eksimer
Ironi di Braja Gemilang: Usai Deklarasi “Desa Bersinar”, Polisi Amankan 7 Warga Diduga Konsumsi Eksimer

RBN || Lampung

Ironi terjadi di Braja Gemilang, Lampung. Hanya sehari setelah deklarasi “Desa Bersinar” (Bersih Narkoba), aparat kepolisian mengamankan sejumlah warga karena diduga mengonsumsi obat terlarang jenis eksimer di Lapangan Merdeka, Braja Gemilang, pada jumat (19/9/25) malam.

Dalam operasi tersebut, warga mengamankan tujuh orang yang terdiri dari dua wanita dan lima pria. Mereka diketahui berasal dari beberapa daerah, yaitu G, K, H, dan S. Seluruhnya langsung digelandang ke pihak berwajib untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Salah seorang warga lokal, Pak Gareng, mengaku kecewa dengan kejadian tersebut. ia mengatakan kasus ini mencederai semangat deklarasi Desa Bersinar yang baru saja digelar.
“Kemarin baru saja Braja Gemilang deklarasi Desa Bersinar, bersih narkoba. Eh, sekarang malah ada penangkapan pengguna eksimer. Terus langkah selanjutnya bagaimana? Jangan sampai deklarasi ini hanya simbol tanpa tindakan nyata,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas maupun barang bukti yang disita. Namun, kasus ini menjadi sorotan publik karena bertolak belakang dengan komitmen Braja Gemilang dalam memberantas narkoba.

Program Desa Bersinar yang dicanangkan BNN sejatinya bertujuan memperkuat pencegahan dan peran serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan bebas narkoba. Dengan adanya penangkapan ini, evaluasi program, peningkatan patroli, serta sosialisasi ulang kepada masyarakat diperkirakan akan menjadi langkah lanjutan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *