RBN || Ngawi
Kecelakaan maut terjadi di ruas tol wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (21/3/2026) dini hari. Sebuah bus penumpang Agra Mas jurusan Jakarta–Lamongan menabrak truk bermuatan bawang merah yang tengah berhenti di bahu jalan. Insiden ini mengakibatkan sopir bus tewas di lokasi, sementara puluhan penumpang mengalami luka-luka.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di KM 566, tepatnya di Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar. Benturan keras menyebabkan truk terguling ke badan jalan, sementara muatan bawang merah berhamburan di sekitar lokasi kejadian.
Petugas dari Jasa Marga bersama tim gabungan langsung melakukan proses evakuasi. Sopir bus yang terjepit di dalam kabin harus dikeluarkan dengan cara membongkar bagian kemudi. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena kondisi kabin yang rusak parah.
Korban tewas diketahui bernama Moch Supro (36), sopir bus Agra Mas asal Desa Wonosari, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk keperluan visum.
Selain korban meninggal, seorang penumpang perempuan dilaporkan mengalami luka berat akibat terjepit di dalam bus. Korban berhasil dievakuasi dan segera dilarikan ke RS Widodo Ngawi bersama belasan penumpang lainnya yang mengalami luka-luka.
Sopir truk, Zainal Abidin (45), warga Desa Sumberjo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, juga turut dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Berdasarkan keterangan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat sopir bus mengantuk saat mengemudi. Bus yang melaju dari arah Solo menuju Lamongan tersebut menabrak truk yang tengah berhenti di lajur kiri untuk melakukan pengecekan ban.
Salah satu kru bus, Arif Bijaksana, mengungkapkan dirinya tengah beristirahat saat kejadian berlangsung. “Saya tidur di belakang, tiba-tiba terdengar benturan keras. Bus menabrak truk bawang merah, sopir meninggal dan penumpang langsung dievakuasi ke rumah sakit,” ujarnya.
Petugas Patroli Jalan Raya (PJR), IPTU Yudhi Hartono, membenarkan dugaan awal tersebut. Ia menyebut sopir bus diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali dan menabrak truk yang berhenti di bahu jalan.
Akibat kecelakaan ini, sebanyak 24 orang menjalani perawatan di RS Widodo Ngawi, termasuk kenek bus dan sopir truk. Sementara itu, penanganan kasus masih dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sumber: Berita Jatim











