RBN || Surabaya
Seorang warga negara asing asal Jerman menjadi korban penjambretan saat berjalan kaki di kawasan Jalan Karet, Kecamatan Pabean Cantian, Surabaya. Polisi yang menerima laporan kejadian tersebut kini tengah memburu pelaku yang identitasnya telah berhasil dikantongi.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.20 WIB. Korban diketahui bernama Nina Vanessa Gerken (36). Saat kejadian, korban sedang berjalan kaki sambil melakukan panggilan video dengan kekasihnya menggunakan telepon genggam.
Ketika asyik berbincang melalui video call, korban diduga tidak menyadari ada seseorang yang mengawasinya. Pelaku kemudian mendekati korban dan secara tiba-tiba merampas telepon genggam yang sedang digunakan.
Ponsel yang dirampas merupakan sebuah iPhone 13 Pro berwarna biru dengan casing hijau tua. Setelah berhasil mengambil barang milik korban, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian sebelum sempat diamankan warga sekitar.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian materiil dan kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya kepada pihak kepolisian. Laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh jajaran kepolisian dengan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi telah mengidentifikasi pelaku penjambretan. Sejumlah rekaman kamera pengawas serta keterangan saksi di sekitar lokasi turut dikumpulkan untuk memperkuat proses pengejaran terhadap pelaku.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP M. Fakih, mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang identitasnya sudah diketahui.
“Identitas pelaku sudah kami kantongi dan saat ini masih dalam pengejaran,” kata Fakih.
Polisi juga terus mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam aksi kriminal serupa yang pernah terjadi di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Aparat berharap pelaku dapat segera ditangkap agar mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada saat menggunakan telepon genggam di ruang publik, terutama ketika sedang berjalan kaki atau berada di lokasi yang ramai. Pelaku kejahatan jalanan kerap memanfaatkan kelengahan korban yang sedang fokus menggunakan perangkat elektronik untuk melancarkan aksinya.
Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung dan polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku agar segera melapor kepada pihak berwenang guna membantu proses penangkapan.
Sumber: Detik News











