RBN || Jakarta
Arus balik menuju wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) mulai menunjukkan lonjakan signifikan pada Senin (1/6/2026), seiring berakhirnya libur panjang Hari Raya Iduladha dan Hari Lahir Pancasila.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat peningkatan volume kendaraan yang kembali ke Jabotabek melalui sejumlah ruas tol utama, terutama dari arah Trans Jawa dan Bandung.
Berdasarkan data perusahaan, kendaraan yang masuk ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama di Jalan Tol Jakarta-Cikampek mencapai 50.342 unit. Angka tersebut melonjak 39,01 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
Sementara itu, arus kendaraan dari arah Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama di Jalan Tol Cipularang juga mengalami kenaikan. Sebanyak 49.215 kendaraan tercatat melintas menuju Jabotabek atau meningkat 11,65 persen dibandingkan volume normal.
Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan Jabotabek melalui dua gerbang tol utama tersebut mencapai 99.557 kendaraan. Jumlah itu naik 23,99 persen dibandingkan kondisi lalu lintas pada hari biasa.
Lonjakan kendaraan diperkirakan masih akan terus berlangsung hingga malam hari. Banyak masyarakat memilih kembali ke Jabotabek pada hari terakhir libur panjang untuk mempersiapkan aktivitas kerja dan sekolah yang kembali berjalan normal pada keesokan harinya.
Mengantisipasi kepadatan yang lebih tinggi, Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Kondisi kendaraan dan kesehatan pengemudi diminta dipastikan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan jauh.
Pengguna jalan juga disarankan memanfaatkan aplikasi informasi lalu lintas guna memantau kondisi jalan secara real time serta memilih waktu perjalanan yang lebih nyaman.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk tetap menjaga jarak aman antar kendaraan, mematuhi batas kecepatan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga kelancaran dan keselamatan selama perjalanan arus balik.
Dengan tingginya volume kendaraan yang kembali ke Jabotabek, sejumlah ruas tol diperkirakan masih berpotensi mengalami kepadatan, terutama pada titik-titik pertemuan arus kendaraan dari berbagai daerah menuju ibu kota dan sekitarnya.
Sumber: Berita Satu











