Pelaporan SPT Tembus 7,2 Juta hingga 10 Maret 2026, Kepatuhan Pajak Meningkat namun Masih di Bawah Target Nasional

  • Share
Foto: Liputan6

RBN || Jakarta

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melaporkan bahwa jumlah penyampaian Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) untuk Tahun Pajak 2025 telah mencapai 7.205.109 laporan hingga 10 Maret 2026 pukul 24.00 WIB di seluruh Indonesia.

Hal ini mencerminkan partisipasi jutaan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban fiskal mereka, dengan dominasi berasal dari wajib pajak orang pribadi karyawan yang mencapai sekitar 6,4 juta laporan, diikuti oleh wajib pajak orang pribadi nonkaryawan sekitar 649 ribu laporan, serta wajib pajak badan yang telah menyampaikan lebih dari 150 ribu laporan, sehingga menunjukkan bahwa struktur kepatuhan masih sangat ditopang oleh sektor individu dibandingkan korporasi.

Capaian ini tidak terlepas dari berbagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kemudahan pelaporan melalui transformasi digital sistem perpajakan seperti implementasi Coretax, yang memungkinkan proses pelaporan dilakukan secara lebih cepat, efisien, dan transparan, sekaligus diiringi dengan intensifikasi sosialisasi serta pengingat kepada wajib pajak melalui berbagai kanal komunikasi.

Meskipun demikian, realisasi tersebut baru mencakup sekitar 51,5 persen dari target nasional sebesar 14 juta SPT, sehingga masih terdapat kesenjangan signifikan yang harus dikejar dalam waktu yang relatif terbatas menjelang batas akhir pelaporan, yakni 31 Maret 2026 untuk wajib pajak orang pribadi dan akhir April 2026 untuk wajib pajak badan.

Kondisi ini mencerminkan bahwa peningkatan kepatuhan pajak memang menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun, namun belum sepenuhnya merata di seluruh lapisan masyarakat, sehingga menuntut strategi yang lebih komprehensif, baik melalui edukasi berkelanjutan, penguatan sistem pengawasan, maupun penyederhanaan regulasi, agar kesadaran dan kepatuhan perpajakan dapat tumbuh secara berkelanjutan sebagai fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan penerimaan negara di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Sumber: Liputan6

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *