Kim Jong Un Diduga Siapkan Putrinya Kim Ju Ae sebagai Penerus Kepemimpinan Korea Utara

  • Share
Pemimpin tertinggi Korut Kim Jong Un dikabarkan akan mengumumkan penunjukan putrinya, Kim Ju Ae, sebagai penerus sah dirinya pada kongres partai bulan ini. (Foto: KCNA via REUTERS)

RBN || Pyongyang

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan tengah mempersiapkan putrinya, Kim Ju Ae, sebagai calon penerus kepemimpinan negara tersebut. Informasi ini mencuat setelah Badan Intelijen Nasional Korea Selatan atau National Intelligence Service (NIS) mendeteksi tanda-tanda kuat yang mengarah pada proses penunjukan resmi dalam waktu dekat.

Anggota parlemen Korea Selatan, Lee Seong Kweun, mengatakan Kim Ju Ae kini dinilai telah memasuki tahap persiapan sebagai suksesor. Hal ini terlihat dari keterlibatannya dalam berbagai acara penting kenegaraan, termasuk peringatan hari jadi Tentara Rakyat Korea dan kunjungan ke Istana Matahari Kumsusan.

“Kim Ju Ae telah menunjukkan kehadiran di sejumlah acara besar dan mulai terlihat menyuarakan pandangannya terkait kebijakan negara. Ini menunjukkan ia sedang dipersiapkan sebagai penerus,” kata Lee kepada wartawan, Kamis (12/2).

Kim Ju Ae, yang diperkirakan berusia antara 12 hingga 14 tahun, pertama kali muncul di hadapan publik pada November 2022 saat mendampingi ayahnya dalam peluncuran rudal balistik antarbenua Hwasong-17. Sejak saat itu, ia semakin sering terlihat mendampingi Kim Jong Un, termasuk dalam kunjungan militer dan acara kenegaraan penting.

Media pemerintah Korea Utara juga mulai menggunakan istilah khusus untuk menyebut Kim Ju Ae, yakni “tokoh pembimbing hebat.” Istilah tersebut, yang dikenal sebagai Hyangdo, sebelumnya hanya digunakan untuk pemimpin tertinggi atau calon penerus.

Spekulasi mengenai perannya semakin kuat setelah ia tampil dalam parade militer internasional pada 2025. Pengamat menilai kemunculan tersebut sebagai sinyal bahwa Korea Utara tengah memperkenalkan Kim Ju Ae ke panggung global.

Profesor studi Korea Utara di Universitas Kyungnam, Lim Eul Chul, menilai langkah Kim Jong Un membawa putrinya ke berbagai acara publik bukan tanpa alasan. Menurutnya, hal itu bertujuan membangun pengalaman dan citra kepemimpinan sejak dini.

“Tindakan ini menunjukkan upaya memperkenalkan Kim Ju Ae ke dunia internasional dan mempersiapkannya menghadapi peran kepemimpinan di masa depan,” ujarnya.

Meski demikian, sejumlah pengamat masih meragukan kemungkinan Korea Utara dipimpin oleh seorang perempuan, mengingat negara tersebut belum pernah memiliki pemimpin perempuan sebelumnya. Selain itu, keberadaan anak-anak lain Kim Jong Un juga masih menjadi misteri.

Hingga kini, pemerintah Korea Utara belum memberikan konfirmasi resmi terkait rencana suksesi tersebut. Namun, meningkatnya kemunculan Kim Ju Ae di berbagai acara kenegaraan memperkuat dugaan bahwa ia sedang dipersiapkan untuk melanjutkan dinasti kepemimpinan keluarga Kim yang telah berlangsung selama tiga generasi.

Sumber: CNN Indonesia

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *