RBN || Jakarta
Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi siap mengawali musim kompetisi 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjalani latihan pramusim yang difokuskan pada pematangan aspek teknis. Aldila akan melakoni pertandingan pertamanya tahun ini pada ajang ASB Classic di Auckland, Selandia Baru.
Aldila memanfaatkan jeda delapan hari latihan pramusim di Jakarta seusai tampil di SEA Games 2025 Thailand. Menurutnya, porsi latihan kali ini lebih menitikberatkan pada teknik permainan karena aspek kebugaran fisik sudah digenjot maksimal sebelum SEA Games.
“Latihan pramusim setelah SEA Games lebih fokus ke teknis, karena fisik sudah dipersiapkan sebelumnya. Waktu latihan juga terbatas, jadi kami memaksimalkan yang ada,” ujar Aldila, Selasa (6/1/2026).
Petenis berusia 30 tahun itu bertolak ke Auckland pada malam pergantian tahun untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen WTA 250 tersebut. Di babak pertama, Aldila akan berpasangan dengan petenis Jepang, Makoto Ninomiya, dalam nomor ganda putri.
Aldila menilai adaptasi dengan pasangan barunya berjalan cukup lancar. Ia menyebut pembagian posisi di lapangan sudah sesuai dengan kebiasaan masing-masing.
“Tidak banyak penyesuaian karena Makoto bermain di kanan dan saya di kiri. Kami sudah latihan bersama selama empat hari dan hasilnya cukup solid,” katanya.
Sebagai unggulan keempat, pasangan Aldila/Ninomiya dijadwalkan menghadapi duet Kolombia–Amerika Serikat, Camila Osorio dan Peyton Stearns, pada laga pembuka.
Menatap musim baru, Aldila datang dengan modal prestasi gemilang sepanjang 2025. Ia menutup musim lalu dengan meraih gelar juara WTA 250 Chennai Open bersama Janice Tjen. Keduanya kemudian kembali berpasangan di SEA Games 2025 Thailand dan sukses menyumbangkan medali emas nomor ganda putri untuk Indonesia.
Tak hanya itu, Aldila juga mempersembahkan emas nomor beregu putri bersama Janice Tjen, Priska Nugroho, Anjali Junarto, dan Meydiana Reinnamah. Ia juga meraih medali perunggu nomor ganda campuran bersama Christopher Rungkat, melengkapi koleksi emasnya di tiga edisi SEA Games sebelumnya.
Sumber: ANTARA











