Gempa M 3,9 Guncang Maluku Tengah

  • Share
Foto: Detik News

RBN || Maluku

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,9 mengguncang wilayah Maluku Tengah pada Selasa, 26 Mei 2026 dini hari. Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa terjadi sekitar pukul 02.16 WIB dengan pusat gempa berada di laut sekitar 96 kilometer barat daya Maluku Tengah dan memiliki kedalaman 3 kilometer. Hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut.

BMKG menyebut gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang terjadi akibat aktivitas tektonik di wilayah perairan Maluku. Meski berkekuatan relatif kecil, gempa tetap dirasakan oleh sebagian masyarakat di sekitar wilayah Maluku Tengah. Namun, BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik menghadapi situasi tersebut.

Wilayah Maluku dan sekitarnya memang dikenal sebagai salah satu kawasan yang aktif secara seismik karena berada di jalur pertemuan beberapa lempeng tektonik dunia. Aktivitas gempa di kawasan ini cukup sering terjadi, mulai dari gempa kecil hingga gempa berkekuatan besar. Dalam beberapa bulan terakhir, wilayah Maluku juga beberapa kali diguncang gempa dengan magnitudo menengah hingga besar akibat tingginya aktivitas tektonik di kawasan Laut Maluku dan sekitarnya.

Pihak BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan meskipun kekuatannya diperkirakan tidak signifikan. Warga juga diminta untuk terus mengikuti informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah percaya terhadap isu atau informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya, terutama terkait potensi tsunami maupun bencana susulan lainnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa Indonesia merupakan negara yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) sehingga rawan mengalami aktivitas gempa bumi. Oleh sebab itu, kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam sangat penting, termasuk memahami langkah penyelamatan diri saat gempa terjadi agar risiko korban jiwa dan kerugian dapat diminimalkan di masa mendatang.

Sumber: Detik News

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *