Tim SAR Gabungan Terus Berjuang Cari Tiga Turis Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Perairan Komodo

  • Share
Proses pencarian korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Labuan Bajo, NTT. (CNNIndonesia/Eli)
Proses pencarian korban kapal wisata KM Putri Sakinah yang tenggelam di perairan Labuan Bajo, NTT. (CNNIndonesia/Eli)

RBN || NTT

Tim SAR gabungan terus melanjutkan upaya pencarian terhadap tiga wisatawan warga negara Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Operasi pencarian diperpanjang selama tiga hari, terhitung sejak Jumat (2/1) hingga Minggu (4/1), guna memaksimalkan peluang menemukan para korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

“Pencarian masih kami laksanakan sesuai rencana operasi,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1).

Dalam operasi lanjutan ini, tim SAR gabungan mengerahkan teknologi pencarian bawah laut menggunakan peralatan beam sonar. Setidaknya lima unit beam sonar dikerahkan untuk mendeteksi keberadaan korban di dasar perairan. Selain itu, pencarian juga dilakukan melalui penyelaman, penyisiran permukaan laut, serta pemantauan udara menggunakan drone.

Sebanyak 153 personel gabungan dilibatkan dalam operasi tersebut, yang terdiri dari unsur SAR Maumere dan Labuan Bajo, Ditpolairud, TNI Angkatan Laut, serta Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Fathur Rahman menjelaskan, setelah masa perpanjangan pencarian berakhir, tim akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan apakah operasi SAR akan dilanjutkan atau dihentikan sesuai prosedur.

“Kendala utama yang kami hadapi adalah kuatnya arus laut serta anomali cuaca yang kerap berubah,” ujarnya.

KM Putri Sakinah diketahui tenggelam pada Jumat (26/12) malam saat berlayar di perairan Pulau Padar. Kapal tersebut mengangkut 11 orang, terdiri dari empat anak buah kapal (ABK) dan tujuh penumpang, yakni enam turis WNA asal Spanyol serta satu pemandu wisata WNI.

Dalam insiden tersebut, tujuh orang berhasil diselamatkan, sementara empat lainnya sempat dinyatakan hilang. Tim SAR kemudian menemukan satu korban meninggal dunia pada Senin (29/12), seorang perempuan WNA asal Spanyol. Dengan demikian, hingga kini masih terdapat tiga korban yang belum ditemukan.

Para korban diketahui merupakan rombongan keluarga Fernando Martin Caceres, pelatih sepak bola tim Valencia B Putri asal Spanyol, yang juga menjadi salah satu korban hilang.

Upaya tanpa lelah tim SAR gabungan mencerminkan komitmen kemanusiaan dan solidaritas lintas negara dalam menghadapi tragedi di perairan Indonesia.

Sumber: CNN Indonesia

 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *