RBN || Jember
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menilai generasi muda akan menjadi faktor penentu dalam pertarungan Pemilu 2029.
Hal itu disampaikan Deni saat menghadiri pelantikan 31 pengurus anak cabang PDIP di Ballroom Hotel Cempaka Hill, Kabupaten Jember, Minggu (24/5/2026).
Menurut Deni, komposisi pemilih pada Pemilu 2029 diperkirakan akan didominasi kalangan milenial dan Generasi Z dengan persentase mencapai 58 persen.
“Lima puluh delapan persen pemilih besok adalah anak-anak muda, milenial dan Gen Z yang ternyata masih punya idealisme. Tidak hanya urusan duit yang menjadi penentu, tapi juga melihat track record. Kredibilitas seorang calon masih diperhatikan,” kata Deni.
Ia menilai pemilih muda saat ini masih mempertimbangkan integritas dan rekam jejak calon pemimpin, bukan sekadar dipengaruhi politik uang.
Karena itu, Deni meminta seluruh kader dan pengurus partai mulai serius membangun kedekatan dengan generasi muda, tanpa melupakan basis pemilih tradisional yang selama ini telah terbentuk.
“Anak-anak yang hari ini kelas 3 SMP, kelas 1 SMA, kelas 2 SMA, besok sudah bisa nyoblos semua. Ini anak-anak yang masih bisa kita ajak berkembang, untuk maju, untuk berbuat dengan logika yang benar,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan kepada anak muda juga harus dilakukan dengan cara berbeda. Ia menilai generasi muda cenderung kurang tertarik jika hanya diajak berbicara mengenai politik formal, birokrasi, maupun pemerintahan.
“Anak muda hari ini kalau kita masuk ke mereka, ngomong partai politik, ngomong pemerintahan, ngomong birokrasi, insyaallah mereka sangat tidak tertarik,” katanya.
Untuk itu, PDIP didorong memperbanyak aktivitas nonkepartaian melalui organisasi sayap partai seperti Taruna Merah Putih, Relawan Perjuangan Demokrasi, dan Banteng Muda Indonesia.
“Ini yang kemudian kita kolaborasikan bersama, sehingga anak muda yang bergabung di PDI Perjuangan tidak seluruhnya karena urusan politik,” ujar Deni.
Sementara itu, DPC PDIP Jember mulai memperkuat dominasi kader muda dalam struktur kepengurusan tingkat anak cabang.
Dari total 341 pengurus PAC yang dilantik, sekitar 25 persen berasal dari generasi milenial dan 31 persen merupakan generasi Z. Sisanya terdiri dari 41 persen generasi X dan empat persen generasi baby boomers.
Sumber: Antara News











