RBN || Jakarta
Aksi teror menggunakan kotoran sapi viral di media sosial setelah sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, menjadi korban. Peristiwa itu terjadi pada Selasa malam, 19 Mei 2026, dengan kotoran sapi dibuang di depan lokasi para pedagang biasa berjualan.
Kapolsek Pasar Rebo, Kompol I Wayan Wijaya, mengatakan polisi telah mendatangi lokasi kejadian dan mengarahkan para korban untuk membuat laporan resmi agar kasus bisa diproses lebih lanjut. Meski belum ada laporan resmi, polisi tetap melakukan penyelidikan terkait dugaan tindakan intimidasi tersebut.
Dari informasi yang beredar, teror diduga berkaitan dengan upaya mengusir PKL dari lokasi berjualan. Dalam unggahan viral juga terlihat adanya spanduk bertuliskan larangan berjualan di area tersebut. Namun hingga kini, polisi masih mendalami motif sebenarnya dan mencari pelaku yang bertanggung jawab.
Polisi menyebut kotoran sapi dibuang di dua titik berbeda, tepat di depan ruko yang setiap pagi digunakan pedagang untuk berjualan sayur dan kue. Pihak kepolisian juga mengungkapkan kejadian ini baru pertama kali terjadi dan situasi saat ini sudah kembali kondusif.
Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung. Polisi juga mencari kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi, meskipun disebut tidak ada kamera pengawas tepat di titik kejadian. Para pedagang sendiri kini sudah kembali berjualan seperti biasa di lokasi tersebut.
Sumber: Detik News











