RBN || Lampung Barat
Empat siswa SMK Negeri 1 Liwa, Lampung Barat, berhasil menorehkan prestasi membanggakan di bidang keamanan siber setelah menemukan celah keamanan pada sistem digital milik NASA. Keberhasilan ini membuat mereka diakui sebagai peretas etis atau white hacker melalui program bug bounty yang diikuti secara internasional.
Keempat siswa tersebut yakni Farel Sapero, Ridho Julianto, Riski Permana, dan Naura Gifhari Azhar. Mereka merupakan pelajar jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi yang melakukan penelusuran terhadap berbagai data publik milik NASA hingga menemukan celah yang berpotensi disalahgunakan.
Salah satu siswa, Ridho Julianto, menjelaskan proses yang mereka lakukan dalam menemukan celah keamanan tersebut. Ia mengatakan, “Kami menelusuri berbagai sumber informasi di situs web dan dokumen digital NASA, hingga akhirnya menemukan titik lemah yang bisa disalahgunakan jika tidak segera diperbaiki,” ujar Ridho Julianto, Kamis (23/4/2026).
Temuan tersebut kemudian dilaporkan secara resmi kepada pihak NASA sebagai bagian dari prosedur bug bounty. Aksi ini bukan merupakan kejahatan siber, melainkan upaya legal untuk membantu meningkatkan keamanan sistem digital melalui pengujian yang dilakukan secara etis.
Keberhasilan ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga daerah Lampung Barat di tingkat internasional. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pelajar daerah mampu bersaing di bidang teknologi global, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan di bidang keamanan siber secara positif.
Sumber: iNews











