RBN || Jakarta
Arus kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabodetabek terus meningkat menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, seiring dimulainya program diskon tarif tol sebesar 30 persen yang diberlakukan oleh perusahaan pengelola jalan tol nasional.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa lonjakan mobilitas masyarakat mulai terlihat sejak periode H-10 hingga H-7 Lebaran 2026, dengan total sekitar 650.213 kendaraan tercatat keluar dari kawasan Jabodetabek melalui empat gerbang tol utama, yakni Cikampek Utama menuju Trans Jawa, Kalihurip Utama menuju Bandung, Cikupa menuju Merak, serta Ciawi menuju kawasan Puncak.
Jumlah tersebut meningkat sekitar 7,1 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di kisaran 607 ribu kendaraan. Distribusi perjalanan didominasi oleh kendaraan yang bergerak ke arah timur menuju jalur Trans Jawa dan Bandung dengan porsi sekitar 45,8 persen, diikuti arah barat menuju Merak sebesar 32,4 persen, serta arah selatan menuju Puncak sekitar 21,8 persen.
Peningkatan mobilitas juga tercermin pada volume kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek pada Sabtu, 14 Maret 2026, yang mencapai lebih dari 190 ribu kendaraan atau meningkat 12,8 persen dibandingkan volume lalu lintas normal.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik sekaligus mendorong distribusi perjalanan yang lebih merata, Jasa Marga memberlakukan potongan tarif tol sebesar 30 persen mulai 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 16 Maret 2026 pada sejumlah ruas tol utama yang dikelola perusahaan tersebut, khususnya bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus menggunakan kartu uang elektronik yang sama saat masuk dan keluar gerbang tol.
Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat melakukan perjalanan lebih awal sehingga kepadatan lalu lintas dapat tersebar dalam beberapa hari dan tidak terpusat pada puncak arus mudik.
Sumber: Bisnis News











