RBN || Jakarta
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa aktivis KontraS, Andrie Yunus. Ia meminta aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut dan menangkap pelaku.
“Kami mengecam keras aksi penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus. Kami juga sudah menghubungi Kapolda Metro Jaya agar pihak kepolisian bergerak cepat mengusut kasus ini dan menangkap para pelakunya,” ujar Habiburokhman kepada wartawan, Sabtu (14/3/2026).
Ia juga meminta agar Andrie Yunus mendapatkan perlindungan maksimal guna mencegah kemungkinan terjadinya ancaman atau kekerasan susulan.
Menurutnya, segala bentuk kekerasan terhadap warga negara tidak dapat ditoleransi, termasuk terhadap pihak yang menyampaikan kritik atau perbedaan pendapat.
“Apapun bentuk perbedaan pendapat tidak boleh direspons dengan kekerasan atau premanisme. Setiap orang berhak atas perlindungan diri dan rasa aman sebagaimana diatur dalam Pasal 28G UUD 1945,” tegasnya.
Habiburokhman menegaskan Komisi III DPR akan mengawal proses hukum kasus tersebut hingga tuntas. Ia juga meminta negara menanggung biaya pengobatan korban agar dapat segera pulih.
“Kami memastikan Komisi III akan terus mengawal penyelidikan agar berjalan cepat dan profesional. Negara juga harus menanggung biaya pengobatan terbaik bagi korban,” ujarnya.
Koordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya menjelaskan peristiwa penyiraman air keras terjadi pada Kamis (12/3) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, Andrie Yunus baru saja mengikuti kegiatan podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia dengan tema “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia.”
Usai kejadian, Andrie segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami luka bakar sekitar 24 persen di tubuhnya.
KontraS menilai tindakan tersebut diduga sebagai upaya untuk membungkam suara kritis para pembela hak asasi manusia.
Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Johnny Eddizon Isir menyatakan bahwa Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah memberikan perhatian khusus terhadap penanganan kasus ini.
Polri memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku dan motif di balik serangan tersebut.
Sumber: Detik News











