RBN || Jakarta
Kepergian Vidi Aldiano pada Sabtu, 7 Maret 2026, setelah berjuang melawan kanker ginjal, kembali memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat tentang penyakit ini. Kanker ginjal seringkali tidak menimbulkan gejala pada stadium awal, sehingga baru terdeteksi ketika sudah berada pada tahap lanjut.
Vidi Aldiano sendiri baru mengetahui bahwa ia menderita kanker ginjal pada stadium 3. Penyakit ini ditemukan saat sel kanker sudah menyebar di tubuhnya. Pada 2019, Vidi merasa ada yang tidak biasa dengan tubuhnya, namun ia awalnya mengira hanya mengalami masalah kesehatan ringan.
“Beberapa bulan yang lalu ada anomali di diri gue. Di bulan kemarin sudah didiagnosis, awalnya kista,” ungkap Vidi pada November 2019.
Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut, dokter menemukan kanker pada ginjal sebelah kiri dengan stadium 3, yang kemudian memaksanya untuk menjalani operasi di Singapura, disertai dengan radiasi dan kemoterapi.
Namun, pada 2023, Vidi mengungkapkan bahwa kanker tersebut telah menyebar ke beberapa titik.
“Mungkin banyak yang belum tahu bahwa tahun lalu, titipan Tuhan berupa kanker ini sudah menyebar ke beberapa titik, sehingga mengharuskan gue akhirnya punya appointment (janji) spa day (kemoterapi) ini tiap tiga minggu,” tulis Vidi dalam postingannya pada September 2023.
Vidi terus berjuang melawan penyakit ini dengan semangat dan harapan, namun akhirnya ia mengembuskan napas terakhirnya pada 7 Maret 2026.
Seperti yang dialami Vidi, kanker ginjal sering kali tidak menimbulkan gejala pada stadium awal. Gejala biasanya baru muncul pada stadium 3 ke atas, seperti yang dijelaskan oleh Dr. Lukman Hakim, SpU, MARS, PhD, dalam sebuah webinar pada 2023.
“Pasien biasanya ke dokter saat ada keluhan. Masalahnya, kalau masih dini jarang sekali ada keluhan. Kanker ginjal pada stadium satu sering tidak ada keluhan apa-apa, stadium dua pun sama. Baru di stadium tiga ada keluhan,” jelas Lukman.
Salah satu gejala yang bisa muncul adalah nyeri pinggang, karena ginjal terletak dekat dengan pinggang. Namun, nyeri akibat kanker ginjal tidak berbeda jauh dengan nyeri pinggang biasa. Gejala lainnya termasuk kencing darah atau urine bercampur darah. Jika kanker sudah menyebar ke paru-paru, batuk-batuk, bahkan batuk darah, dapat terjadi.
Kanker ginjal adalah penyakit yang sering kali terdeteksi terlambat, oleh karena itu penting untuk lebih waspada dan melakukan pemeriksaan rutin meskipun tidak ada gejala yang jelas.
Sumber: Liputan6











