RBN || Jakarta
Lonjakan harga cabai rawit merah hingga menembus Rp140 ribu per kilogram di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mendapat respons cepat dari Perum Bulog. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan pihaknya segera berkoordinasi dengan pengusaha dan asosiasi cabai guna menstabilkan harga menjelang Lebaran.
“Kami akan berkoordinasi agar harga bisa kembali ke level yang wajar, terutama menghadapi momentum Lebaran,” ujar Rizal, Sabtu (21/2).
Langkah itu diambil setelah Rizal bersama Satgas Pangan melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Minggu, Jumat (20/2). Selain cabai, rombongan juga mengecek ketersediaan beras, minyak goreng subsidi MinyaKita, gula pasir, bawang, hingga daging ayam dan sapi.
Dalam sidak tersebut, harga cabai menjadi perhatian utama. Cabai merah keriting tercatat naik dari Rp50 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram, sementara cabai rawit merah melonjak lebih tajam. Rizal menilai kenaikan ini dipicu musim hujan yang mengganggu pasokan dan distribusi.
Para pedagang membenarkan kondisi tersebut. Sarjono, salah satu pedagang, mengatakan harga cabai rawit merah kualitas petikan bersih kini mencapai Rp140 ribu per kilogram, naik dari kisaran Rp90 ribu sebelum Ramadan. Ia menyebut cuaca basah membuat petani menunda panen demi menghindari kerusakan hasil, sehingga pasokan menipis di tengah permintaan yang meningkat.
Pedagang lain, Komaria, juga merasakan dampaknya. Ia mencatat cabai rawit merah naik dari Rp100 ribu menjadi Rp130 ribu per kilogram dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, harga bawang merah dan bawang putih relatif stabil.
Upaya stabilisasi turut diperkuat oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Gerakan Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati. Direktur Jenderal Hortikultura, Muhammad Taufiq Ratule, menyatakan langkah ini untuk menjaga harga tetap dalam batas kewajaran di tengah lonjakan permintaan dan jeda panen.
Pemerintah optimistis, dengan sinergi lintas sektor, harga cabai dapat kembali stabil sehingga masyarakat dapat menyambut Lebaran dengan tenang.
Sumber: ANTARA











