Putin Terima Pejabat Keamanan Iran di Moskow, Diplomasi Nuklir Menghangat di Tengah Tekanan AS

  • Share
Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: AFP/RAMIL SITDIKOV)

RBN || Rusia

Presiden Rusia Vladimir Putin menerima Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, di Kremlin pada Sabtu (31/1/2026). Pertemuan tingkat tinggi ini berlangsung di tengah meningkatnya tekanan Amerika Serikat terhadap Teheran terkait program nuklirnya, serta upaya Washington mendorong tercapainya kesepakatan baru.

“Kepala negara menerima di Kremlin Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Republik Islam Iran, Ali Larijani, yang sedang mengunjungi Rusia,” demikian pernyataan resmi Kremlin yang dikutip dari AFP.

Pertemuan tersebut digelar tidak lama setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyatakan keyakinannya bahwa Iran bersedia mencapai kesepakatan nuklir guna menghindari opsi militer. Namun di saat yang sama, Trump juga memperbarui ancaman penggunaan kekuatan terhadap Teheran, seiring laporan tindakan keras aparat Iran terhadap demonstrasi internal yang menurut sejumlah pengamat telah menelan banyak korban jiwa.

Kedutaan Besar Iran di Moskow, melalui unggahan di media sosial, menyebut pembicaraan antara Putin dan Larijani mencakup penguatan hubungan ekonomi bilateral serta pembahasan berbagai isu strategis regional dan internasional. Meski demikian, tidak ada rincian lebih lanjut mengenai isi konkret pembahasan yang disampaikan kepada publik.

Rusia sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk berperan sebagai mediator dalam meredakan ketegangan antara Washington dan Teheran. Moskow menilai jalur diplomasi tetap menjadi pilihan paling rasional guna mencegah eskalasi konflik yang dapat berdampak luas terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan keamanan global.

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran dan Rusia semakin mempererat hubungan strategis, terutama sejak pecahnya perang di Ukraina. Teheran dipandang sebagai salah satu mitra utama Moskow, sementara Rusia memberikan dukungan diplomatik yang signifikan bagi Iran di berbagai forum internasional.

Pertemuan Putin dan Larijani ini mempertegas posisi Rusia sebagai pemain kunci dalam dinamika geopolitik global, khususnya dalam isu nuklir Iran. Di tengah meningkatnya rivalitas dan tekanan antarnegara besar, dialog tingkat tinggi semacam ini menjadi sinyal bahwa diplomasi masih memiliki ruang untuk mencegah konfrontasi terbuka.

Sumber: detiknews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *