RBN || Ukraina
Kedutaan Besar Qatar di Ukraina dilaporkan hancur akibat serangan besar-besaran oleh Rusia pada Kamis malam (8/1/2025). Serangan yang terjadi di ibu kota Kyiv tersebut merusak sedikitnya 20 bangunan, termasuk gedung kedutaan, dan menewaskan empat orang.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bahwa serangan drone Rusia telah menghancurkan berbagai bangunan tempat tinggal di Kyiv.
“Dua puluh bangunan tempat tinggal rusak akibat serangan ini,” kata Zelensky, seperti dilansir dari AFP pada Jumat (9/1/2025).
Selain kerusakan besar yang terjadi, Zelensky juga menekankan bahwa serangan terhadap Kedutaan Besar Qatar adalah tindakan yang tidak dapat diterima.
“Gedung Kedutaan Qatar rusak tadi malam akibat serangan drone Rusia,” ujar Zelensky, menambahkan bahwa serangan ini mengakibatkan korban jiwa di ibu kota Ukraina.
Zelensky kemudian menyerukan reaksi yang lebih tegas dari dunia internasional, terutama dari Amerika Serikat, agar Rusia memahami bahwa dunia tidak akan tinggal diam terhadap agresi ini.
“Rusia harus menerima sinyal bahwa sudah menjadi kewajibannya untuk fokus pada diplomasi, dan harus merasakan konsekuensi setiap kali kembali fokus pada pembunuhan dan penghancuran infrastruktur,” tegasnya.
Ukraina juga melaporkan bahwa Rusia melancarkan 36 rudal dan 242 drone ke berbagai wilayah Ukraina pada malam serangan tersebut. Kementerian Pertahanan Rusia kemudian mengonfirmasi serangan ini, dengan menyebut bahwa pasukan Moskow menyerang target strategis di Ukraina menggunakan rudal hipersonik Oreshnik.
Sumber: CNBC Indonesia











