RBN || Jakarta
BPJS Kesehatan terus memperkuat tata kelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) guna menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperkuat peran Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB), yang menjadi fokus pembahasan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) TKMKB Tahun 2026.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa Program JKN tidak hanya berfungsi sebagai penjamin pembiayaan layanan kesehatan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mewujudkan keadilan sosial di bidang kesehatan.
Menurutnya, program tersebut memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan yang layak, berkualitas, dan berkelanjutan.
“Per 1 Juni 2026 terdapat lebih dari 285,4 juta peserta JKN. Selain itu, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 23.682 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) serta 3.221 rumah sakit dan klinik utama di seluruh Indonesia,” ujar Pujo, Kamis (11/6/2026).
Dengan cakupan peserta dan jaringan layanan yang sangat besar, Pujo menilai TKMKB memiliki peran vital dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan program. Tim tersebut bertugas memastikan pelayanan kesehatan tetap bermutu, pembiayaan berjalan efisien, dan kepentingan peserta tetap menjadi prioritas utama.
“TKMKB menjadi salah satu pilar pengendali yang menjaga agar Program JKN tetap berada pada jalur yang benar, yaitu mutu layanan yang terjaga, pembiayaan yang efisien, serta kepentingan peserta yang tetap menjadi prioritas utama,” tuturnya.
Pujo menjelaskan, tantangan penyelenggaraan jaminan kesehatan ke depan akan semakin besar. Selain meningkatnya harapan masyarakat terhadap kualitas layanan, perkembangan teknologi kesehatan dan perubahan pola penyakit juga menjadi faktor yang harus diantisipasi.
Karena itu, TKMKB diharapkan tidak hanya berfokus pada evaluasi layanan yang sudah berjalan, tetapi juga mampu menghasilkan rekomendasi yang lebih strategis, berbasis data, dan berorientasi pada peningkatan mutu secara berkelanjutan.
“Melalui tema Mengawal Mutu, Menjaga Keberlanjutan JKN, kami ingin memastikan seluruh unsur TKMKB bergerak dalam visi yang sama untuk menjaga mutu pelayanan kesehatan sekaligus memastikan keberlanjutan Program JKN. Forum ini menjadi ruang untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan setiap rekomendasi yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara konsisten di seluruh wilayah Indonesia,” kata Pujo.
Melalui penguatan peran TKMKB, BPJS Kesehatan berharap Program JKN dapat terus memberikan layanan yang berkualitas bagi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional di tengah tantangan yang terus berkembang.
Sumber: SindoNews











