Pemerintah Dorong KPR 40 Tahun, Harapan Baru Masyarakat Miliki Rumah Sendiri

  • Share
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait (Ara) (Foto: Ilham Satria Fikriansyah/detikcom)

RBN || Lampung

Harapan masyarakat untuk memiliki rumah dengan cicilan yang lebih terjangkau kembali mendapat perhatian serius dari pemerintah. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyatakan dukungannya terhadap rencana perpanjangan tenor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga 40 tahun sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Maruarar, kebijakan tersebut bertujuan untuk meringankan beban masyarakat, khususnya para pekerja dan keluarga berpenghasilan rendah, agar lebih mudah memiliki rumah sendiri. Dengan tenor yang lebih panjang, cicilan bulanan dinilai akan menjadi lebih ringan dan terjangkau.

“Kalau tenor diperpanjang hingga 40 tahun, masyarakat bisa mencicil rumah dengan nominal yang jauh lebih ringan. Ini menjadi langkah nyata agar semakin banyak rakyat memiliki hunian layak,” ujarnya saat menghadiri acara Penanaman Sejuta Pohon oleh Realestat Indonesia (REI) di Lampung, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa pemerintah akan segera membahas regulasi terkait bersama kementerian terkait, pihak perbankan, BP Tapera, serta calon penerima rumah subsidi agar kebijakan tersebut dapat diterapkan dengan baik.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidato Hari Buruh 2026 menyoroti tingginya biaya sewa rumah yang membebani masyarakat pekerja. Ia berharap dana yang selama ini digunakan untuk kontrak rumah dapat dialihkan menjadi cicilan rumah milik sendiri.

Selain mendorong tenor KPR hingga 40 tahun, Presiden juga menekankan pentingnya kredit berbunga rendah bagi masyarakat kecil. Pemerintah bahkan menargetkan bunga kredit rakyat maksimal 5 persen per tahun agar akses pembiayaan semakin mudah dijangkau.

Tak hanya itu, pemerintah juga menargetkan pembangunan satu juta rumah yang akan dibangun dekat kawasan industri dan pusat pekerjaan. Kawasan hunian tersebut direncanakan dilengkapi fasilitas pendidikan, kesehatan, olahraga, daycare, hingga transportasi publik guna mendukung kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

Sumber: detikproperti

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *