RBN || Madinah
Pemerintah melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026. Peningkatan ini dilakukan untuk memastikan mobilitas jemaah selama berada di Tanah Suci berjalan lebih aman, nyaman, dan tertib.
Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah penyediaan ribuan armada bus yang akan melayani pergerakan jemaah di berbagai rute penting, mulai dari kedatangan, perpindahan antar kota suci, hingga kepulangan. Tercatat sekitar 6.000 bus disiapkan dengan standar usia kendaraan di bawah lima tahun demi menjamin kelayakan operasional.
Selain itu, pemerintah juga menerapkan pembatasan kapasitas penumpang pada setiap bus untuk meningkatkan kenyamanan selama perjalanan. Meski kapasitas normal mencapai sekitar 50 kursi, setiap armada hanya diisi maksimal 42 jemaah agar tidak terjadi kepadatan di dalam kendaraan.
Petugas transportasi PPIH Daker Madinah, Muslih, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari standar pelayanan untuk memuliakan jemaah sebagai tamu Allah. Menurutnya, kenyamanan seperti suhu AC yang lebih baik hingga kursi yang lebih nyaman menjadi perhatian dalam penyediaan armada.
Layanan transportasi ini juga didukung pengaturan rute yang mencakup berbagai titik penting pergerakan jemaah, termasuk dari bandara, antar kota suci, hingga lokasi ibadah utama. Sistem ini dirancang agar seluruh mobilitas jemaah dapat berlangsung lebih terorganisir dan efisien.
Dengan peningkatan layanan tersebut, pemerintah berharap jemaah haji Indonesia dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk tanpa terkendala masalah transportasi selama berada di Arab Saudi.
Sumber: SindoNews











