UMKM Cijantung: Dari Kuliner Rakyat hingga Semangat Kemerdekaan

  • Share

RBN || Jakarta 

Setiap Minggu pagi, kawasan sekitar Mall Cijantung, Jakarta Timur, selalu dipadati masyarakat yang datang untuk berbelanja dan menikmati kuliner rakyat.

Sejak pukul 06.00 hingga 12.00 WIB, deretan UMKM pinggir jalan hadir dengan berbagai sajian, mulai dari somay, ketoprak, sate, kopi kekinian, hingga jajanan tradisional yang menggugah selera.

Di bulan Agustus ini, suasana terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia. Ramainya warga yang datang dianggap sebagai bentuk semangat kebersamaan dan kesatuan.

Salah seorang pengunjung, Dimas (28), mengatakan bahwa datang ke UMKM Cijantung bukan sekadar berbelanja, tetapi juga bentuk dukungan terhadap perekonomian rakyat.

“Apalagi di bulan kemerdekaan, belanja di UMKM itu artinya kita ikut membantu sesama. Suasananya juga hangat, penuh kebersamaan,” ujarnya.

Bagi para pedagang, kegiatan mingguan ini bukan hanya menjadi sumber penghasilan, melainkan juga wadah untuk berkontribusi mengisi kemerdekaan dengan usaha mandiri.

Siti (35), salah seorang pedagang makanan, mengaku omsetnya meningkat saat bulan Agustus. “Ramai sekali, banyak warga yang sekalian olahraga atau jalan pagi mampir beli makanan. Kami senang bisa merasakan semangat HUT RI lewat dagangan sederhana ini,” ungkapnya.

UMKM Cijantung kini tak hanya dikenal sebagai destinasi kuliner mingguan, tetapi juga simbol kemandirian dan gotong royong. Kehadirannya menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan dapat dihidupkan melalui usaha kecil yang menggerakkan ekonomi kerakyatan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *