Sudin KPKP Jakarta Utara Bina 68 Nelayan Tradisional di Cilincing

  • Share
Sudin KPKP Jakarta Utara Bina 68 Nelayan Tradisional di Cilincing
Sudin KPKP Jakarta Utara Bina 68 Nelayan Tradisional di Cilincing

RBN || Jakarta

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara memberikan pembinaan dan bantuan kepada 68 nelayan tradisional di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (16/10).

Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Unang Rustanto, mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan sekaligus memperkuat kelompok usaha di sektor perikanan tangkap.

“Kami memberikan pembinaan dan bantuan agar nelayan bisa menangkap ikan secara terukur dan berkelanjutan. Harapannya hasil tangkapan meningkat dan kualitas ikan tetap terjaga,” ujar Unang.

Ia menambahkan, nelayan perlu menerapkan cara penangkapan yang selektif agar ekosistem laut tetap lestari. “Ikan kecil jangan diambil karena masih bibit. Tangkap ikan yang sudah layak jual agar hasilnya bernilai tinggi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Sudin KPKP menyerahkan bantuan berupa cat minyak, kuas, drum, cool box, dan keranjang kontainer. Bantuan ini diharapkan dapat membantu nelayan menjaga kesegaran hasil tangkapan hingga sampai ke pembeli.

Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Sudin KPKP Jakarta Utara, Riyadi Akbar, menuturkan pembinaan nelayan merupakan agenda rutin tahunan. “Sebelumnya kegiatan serupa juga digelar di TPI Kamal Muara. Tujuannya untuk meningkatkan kemandirian dan keterampilan nelayan tradisional,” katanya.

Sementara itu, salah satu nelayan asal Kalibaru, Salwi (53), menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Hasil tangkapan bisa lebih terjaga kesegarannya sebelum dijual di TPI,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Sudin KPKP Jakarta Utara berharap para nelayan tradisional semakin berdaya dan mampu menjaga kelestarian sumber daya laut secara berkelanjutan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *