Presiden Prabowo Instruksikan Mitigasi Banjir Nasional, Fokus Pemetaan Wilayah Rawan

  • Share
Foto: Dok. YouTube Sekretariat Presiden

RBN || Jakarta

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas kepada jajaran kabinet untuk memperkuat penanganan dan mitigasi banjir yang melanda sejumlah wilayah akibat curah hujan tinggi, termasuk di Jakarta. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas bersama para menteri pada Sabtu (17/1), menyusul laporan banjir, genangan, hingga tanah longsor di berbagai daerah.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan, Presiden menaruh perhatian serius terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi, terutama di wilayah padat penduduk. Menurutnya, pada hari tersebut intensitas hujan mencapai puncaknya sehingga menyebabkan banyak kawasan terdampak.

“Bapak Presiden menerima laporan terkait curah hujan yang sangat tinggi hingga menimbulkan banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah. Di Jakarta Utara, misalnya, banyak RT dan RW yang mengalami genangan,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo langsung menginstruksikan penanganan darurat yang cepat dan terkoordinasi. Fokus utama diarahkan pada keselamatan warga, termasuk evakuasi korban serta penanganan infrastruktur yang rusak, seperti tanggul yang jebol akibat derasnya aliran air.

“Presiden memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat, terutama dalam hal penanganan kejadian yang berpotensi menimbulkan korban. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” kata Prasetyo.

Selain penanganan jangka pendek, Presiden juga menekankan pentingnya langkah antisipatif ke depan. Ia meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk segera memetakan titik-titik rawan banjir, rob, dan genangan, sekaligus menyiapkan strategi mitigasi yang lebih terintegrasi.

“Presiden menegaskan perlunya identifikasi zona-zona yang berpotensi terdampak banjir akibat curah hujan tinggi. Ini menjadi dasar penting untuk mitigasi dan pencegahan di masa mendatang,” ujarnya.

Prasetyo menambahkan, persoalan banjir merupakan tantangan bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Dengan langkah mitigasi yang terencana dan respons cepat di lapangan, pemerintah berharap dampak bencana dapat diminimalkan serta ketahanan wilayah terhadap cuaca ekstrem dapat terus diperkuat.

Sumber: detiknews

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *