Penumpang KM Makmur Jaya Berhasil Dievakuasi Usai Kapal Alami Mati Mesin

  • Share
foto: berita jakarta

RBN || Jakarta

Sebanyak 150 penumpang Kapal Motor (KM) Makmur Jaya berhasil dievakuasi dengan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami mati mesin di perairan sebelah barat Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Budi Haryono mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 10.20 WIB dari salah seorang penumpang.

“KM Makmur Jaya sedang berlayar dari Pelabuhan Kali Adem, Penjaringan menuju Pulau Pramuka,” ujarnya, Minggu (5/7).

Budi menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan anak buah kapal (ABK), mesin kapal tidak dapat beroperasi karena bahan bakar tercampur air. Akibatnya, kapal sempat terombang-ambing di tengah laut selama sekitar 10 menit.

“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh ABK, diketahui bahan bakar kapal tercampur air sehingga mesin tidak dapat dioperasikan,” terangnya.

Menurutnya, arus laut yang deras disertai angin timur yang cukup kencang menyebabkan kapal terbawa hingga akhirnya terdampar di sisi barat Pelabuhan Pulau Pari, tepatnya di kawasan Pantai RT 03/04, Kelurahan Pulau Pari.

Ia memaparkan, untuk menangani kejadian tersebut, Suku Dinas Gulkarmat mengerahkan satu unit rescue boat, satu perahu motor, dan empat personel Satuan Tugas (Satgas) Gulkarmat.

Proses evakuasi juga melibatkan unsur Bhabinkamtibmas, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kelurahan Pulau Pari, PK3D, Puskesmas Pembantu (Pustu) Pulau Pari, Suku Dinas Lingkungan Hidup, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta warga setempat.

“Seluruh penumpang berhasil dievakuasi ke Dermaga Pulau Pari dalam kondisi selamat. Petugas memprioritaskan proses evakuasi terhadap kelompok rentan, seperti lanjut usia (lansia) dan anak-anak,” ungkapnya.

Setelah tiba di dermaga, lanjut Budi, seluruh penumpang menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis. Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

“Setelah dipastikan seluruh penumpang dalam kondisi sehat, pada pukul 13.30 mereka kembali diberangkatkan menuju Pulau Pramuka untuk melanjutkan perjalanan,” imbuhnya.

Ketua RW 03, Kelurahan Pulau Pari, Arif Irwansyah menuturkan, warga bersama nelayan setempat sempat memberikan bantuan awal dengan menarik KM Makmur Jaya menggunakan dua kapal nelayan.

“Upaya yang kami tidak berhasil karena arus laut yang deras dan gelombang yang cukup tinggi,” bebernya.

Sementara itu, salah seorang penumpang kapal, Yuli (42) menyampaikan apresiasi kepada petugas gabungan dan warga Pulau Pari yang bergerak cepat memberikan pertolongan.

“Kami sangat berterima kasih kepada petugas dan warga. Meskipun sempat panik karena mesin kapal mati dan ombak cukup besar, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan aman sehingga kami dapat melanjutkan perjalanan,” tandasnya.

____________________________

sumber: berita jakarta

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *