Penumpang Setuju Mikrotrans JakLingko Berbayar Rp2.000 Asal Pelayanan Membaik

  • Share
Mikrotrans JakLingko. (Foto: Kompas.com)

RBN || Jakarta

Sejumlah penumpang menyatakan tidak keberatan apabila layanan Mikrotrans JakLingko yang selama ini gratis dikenakan tarif sebesar Rp2.000 per perjalanan. Namun, mereka berharap kebijakan tersebut diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan dan kedisiplinan pengemudi.

Reni (25), warga Jakarta Barat, mengatakan dirinya tidak mempermasalahkan usulan tarif baru tersebut selama sopir tidak lagi mengemudi secara ugal-ugalan. Ia juga berharap pengemudi tidak lagi melewati penumpang yang telah menunggu di halte atau bus stop meskipun kendaraan masih kosong.

Pendapat serupa disampaikan Juju (45). Menurutnya, tarif Rp2.000 masih dapat diterima asalkan tarif Transjakarta tidak mengalami kenaikan di atas Rp5.000. Ia juga meminta para pengemudi lebih berhati-hati saat melintasi polisi tidur karena selama ini banyak sopir yang tidak mengurangi kecepatan sehingga membuat penumpang terkejut.

Sementara itu, Cipto (50) menilai layanan berbayar akan membuat penumpang memiliki hak lebih untuk menegur pengemudi apabila memberikan pelayanan yang kurang baik. Meski demikian, ia mengusulkan tarif hanya sebesar Rp1.000 karena Rp2.000 dinilai cukup membebani sebagian masyarakat.

Sebelumnya, Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan agar layanan Mikrotrans tidak lagi digratiskan dan diganti dengan tarif Rp2.000 per perjalanan. Ketua DTKJ periode 2026–2029, Sugihardjo, menjelaskan bahwa usulan tersebut bukan semata untuk meningkatkan pendapatan, melainkan agar data jumlah penumpang Mikrotrans dapat tercatat lebih akurat.

Mikrotrans JakLingko sendiri merupakan angkutan pengumpan (feeder) yang menghubungkan kawasan permukiman dengan halte utama Transjakarta maupun stasiun transportasi publik di Jakarta.

Sumber: Kompas.com

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *