RBN || Pekalongan
Setelah terendam banjir selama tiga hari, dua jalur rel kereta api pada petak Pekalongan hingga Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mulai surut dan kembali bisa dilalui rangkaian kereta. Jalur tersebut dibuka kembali sejak Senin (19/1/2026) pagi.
Meski demikian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop IV Semarang masih memberlakukan pembatasan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam saat melintasi lokasi terdampak banjir. Kebijakan ini diterapkan karena kondisi bantalan rel dinilai belum sepenuhnya stabil dan masih membutuhkan perawatan serta penguatan lanjutan.
Manajer Humas PT KAI Daop IV Semarang, Luqman Arif, mengatakan langkah pembatasan kecepatan merupakan bagian dari prosedur keselamatan untuk memastikan perjalanan kereta tetap aman.
“KAI Daop 4 Semarang masih terus melakukan berbagai upaya percepatan normalisasi jalur kereta api tersebut agar kereta api bisa kembali berjalan secara bertahap,” ujar Luqman.
Selain pembatasan laju, pengawasan intensif juga dilakukan petugas prasarana. Pengecekan dilakukan secara berkala untuk memastikan jalur benar-benar aman sebelum dinyatakan kembali normal sepenuhnya.
Meski jalur telah dibuka, dampak banjir masih terasa terhadap operasional perjalanan kereta. KAI mencatat masih ada 17 perjalanan kereta api yang dibatalkan keberangkatannya, karena proses pemulihan dan normalisasi prasarana di lintasan tersebut masih berlangsung.
Sumber: iNews











