HLYC 2025: MenCetak Generasi Muda Hindu Berkarakter Tangguh dan Siap Memimpin

  • Share

RBN || Jakarta

31 Agustus 2025, Ratusan generasi muda Hindu dari berbagai daerah di Indonesia antusias mengikuti Hindu Youth Leadership Camp (HLYC) 2025 bertempat di Pura Gunung Salak Bogor. Kegiatan ini mengusung tema “Melalui Sevanam Kita Wujudkan Pemuda Hindu yang Berbudaya, Unggul, dan Berdaya Saing,” dengan tujuan utama membangun karakter, menanamkan sikap mental pemenang, serta mencetak pemimpin masa depan yang profesional, visioner, dan berintegritas.

Dalam suasana penuh semangat kebersamaan, para peserta diajak mendalami berbagai aspek kepemimpinan melalui pelatihan, diskusi, workshop, dan simulasi lapangan. Pendekatan yang digunakan tidak hanya menekankan pada keterampilan teknis, tetapi juga pada nilai spiritual dan etika yang bersumber dari ajaran Hindu. Hal ini menjadi bekal penting agar generasi muda tidak hanya menjadi pemimpin yang cerdas, tetapi juga berkarakter kuat dan memiliki hati yang melayani.

Fokus Kegiatan

HLYC 2025 menghadirkan beragam agenda yang menyentuh kebutuhan generasi muda di era global:

Diskusi panel interaktif, yang menghadirkan tokoh Hindu, akademisi, dan praktisi muda untuk membahas tantangan kepemimpinan di era digital serta strategi menjaga budaya di tengah arus modernisasi.

Workshop kepemimpinan berbasis dharma, yang menekankan nilai-nilai Satya (kebenaran), Ahimsa (tanpa kekerasan), dan Sevanam (pengabdian) sebagai fondasi kepemimpinan.

Ice breaking, outbound, dan games leadership, untuk menumbuhkan kerja sama tim, sportivitas, kreativitas, dan mental pantang menyerah.

Sharing session alumni, yang menginspirasi peserta agar terus berproses, belajar, dan berani mengambil peran dalam masyarakat.

Pesan Utama

Ketua panitia HLYC 2025 menegaskan bahwa kepemimpinan sejati bukan soal kedudukan, melainkan soal tanggung jawab moral dan spiritual. “Seorang pemimpin Hindu harus mampu melayani lebih dulu sebelum dilayani. Jiwa sevanam adalah inti dari karakter kepemimpinan yang sesungguhnya,” ujarnya.

Pesan serupa juga disampaikan oleh salah satu pembicara yang menekankan pentingnya membangun mental pemenang. Menurutnya, pemuda Hindu harus percaya diri, optimis, dan berani menghadapi tantangan zaman. “Indonesia emas 2045 membutuhkan pemimpin muda yang bukan hanya pintar, tetapi juga berkarakter luhur dan siap menjaga persatuan bangsa,” tegasnya.

 Pesan Wakil Menteri Pariwisata

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Luh Puspa, turut memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menekankan bahwa kepemimpinan di era modern harus adaptif sekaligus berakar pada budaya.

“Pemimpin muda Hindu harus berkarakter kuat, kreatif, dan mampu membawa kearifan lokal ke level global. Dunia saat ini membutuhkan pemimpin yang tidak hanya bisa memimpin tim, tetapi juga bisa menginspirasi masyarakat dengan keteladanan dan integritas,” kata Ni Luh Puspa.

Ia juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara spiritualitas dan profesionalisme. “Kekuatan kepemimpinan sejati lahir dari hati yang tulus mengabdi. Pemuda Hindu harus berani mengambil ruang, tidak hanya di lingkup umat, tetapi juga di panggung nasional bahkan internasional,” tambahnya.

Harapan ke Depan

Melalui HLYC 2025, para peserta diharapkan mampu membawa pulang pengalaman berharga, jejaring baru, dan semangat pengabdian yang lebih besar untuk umat, bangsa, dan negara. Program ini tidak hanya menjadi ruang pelatihan, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan pemuda Hindu untuk mengambil peran nyata di masyarakat.

“Generasi muda adalah kunci masa depan. Dengan karakter kuat, semangat gotong royong, dan keteguhan pada dharma, kita yakin pemuda Hindu bisa menjadi motor perubahan menuju Indonesia emas 2045,” tutup panitia.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *