RBN || Batang
Minat generasi muda di Kabupaten Batang untuk menunaikan ibadah haji semakin meningkat. Jika selama ini pendaftaran haji lebih banyak didominasi masyarakat usia matang, kini kalangan Generasi Z (Gen Z) mulai berlomba mendaftarkan diri sejak usia muda guna memperoleh nomor antrean lebih awal.
Fenomena tersebut terlihat dari meningkatnya jumlah masyarakat yang datang ke Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Batang untuk melakukan pemeriksaan golongan darah. Layanan ini menjadi salah satu persyaratan administrasi dalam proses pendaftaran calon jemaah haji.
Dalam dua pekan terakhir, UDD PMI Batang mencatat lonjakan permintaan pemeriksaan golongan darah. Sebagian besar pemohon merupakan anak muda yang tengah melengkapi dokumen untuk mendaftar haji.
Staf Teknis UDD PMI Batang, Wulan, mengatakan peningkatan jumlah pemohon mulai terlihat sejak akhir Juni hingga awal Juli 2026. Momentum libur sekolah juga dinilai turut mendorong masyarakat, khususnya kalangan muda, memanfaatkan waktu untuk mengurus persyaratan pendaftaran haji.
“Sebagian besar memang untuk persyaratan pendaftaran haji. Selain itu ada juga yang untuk melamar pekerjaan, tetapi jumlahnya tidak sebanyak calon pendaftar haji,” kata Wulan, Selasa (7/7/2026).
Ia menjelaskan, rata-rata terdapat sekitar tujuh orang setiap hari yang datang khusus untuk melakukan pemeriksaan golongan darah. Proses pemeriksaan pun berlangsung singkat sehingga hasilnya dapat langsung digunakan sebagai dokumen pendukung pendaftaran haji.
Meningkatnya jumlah pemohon layanan tersebut menjadi gambaran bahwa kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, untuk merencanakan keberangkatan haji sejak dini terus bertumbuh. Mengingat masa tunggu haji yang cukup panjang, banyak calon jemaah memilih mendaftar lebih awal agar peluang berangkat pada usia produktif semakin besar.
Sumber: Tribunnews











