Digitalisasi Retribusi Daerah Kepri: Kominfo Jadi Penggerak Transparansi dan Efisiensi Keuangan Daerah

  • Share
Digitalisasi Retribusi Daerah Kepri: Kominfo Jadi Penggerak Transparansi dan Efisiensi Keuangan Daerah
Digitalisasi Retribusi Daerah Kepri: Kominfo Jadi Penggerak Transparansi dan Efisiensi Keuangan Daerah

RBN || Batam

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mempercepat langkah menuju tata kelola keuangan daerah yang transparan dan efisien melalui digitalisasi sistem pembayaran retribusi. Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kepri menegaskan dukungan penuh terhadap upaya Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dalam memperluas penerapan transaksi non-tunai di lingkungan pemerintah.

Kepala Dinas Kominfo Kepri, Hendri Kurniadi, menyampaikan komitmen tersebut saat menjadi narasumber dalam Rapat Koordinasi P2DD yang digelar di Hotel Aston Batam, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk menyatukan langkah mempercepat digitalisasi penerimaan daerah.

Menurut Hendri, digitalisasi bukan sekadar penerapan teknologi, tetapi transformasi menyeluruh dalam cara pemerintah mengelola keuangan publik. “Kominfo Kepri siap menjadi motor penggerak dalam memperkuat infrastruktur teknologi informasi dan meningkatkan literasi digital aparatur. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan menuju tata kelola keuangan yang lebih transparan dan efisien,” ujarnya.

TP2DD Kepri, kata Hendri, memiliki peran strategis dalam mengawal program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Melalui digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi, pemerintah tidak hanya mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD), tetapi juga mendorong sistem keuangan yang inklusif, transparan, dan akuntabel.

Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah langkah percepatan digitalisasi, termasuk integrasi sistem pembayaran dengan berbagai kanal seperti QRIS dan e-payment, serta penguatan literasi digital bagi aparatur dan masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat memperluas akses, meminimalkan potensi kebocoran keuangan, dan mempercepat pelayanan publik.

“Transformasi digital bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan. Melalui sinergi antarinstansi, kita ingin memastikan seluruh transaksi pemerintah daerah di Kepri berlangsung aman, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutur Hendri menegaskan.

Dengan dukungan penuh Dinas Kominfo, TP2DD Kepri optimistis program digitalisasi retribusi akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kapasitas fiskal daerah sekaligus mempercepat pembangunan ekonomi digital di Provinsi Kepulauan Riau.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *